Ciri-ciri Cerpen dan Unsur Instriknya yang Perlu Diketahui

Kristina - detikEdu
Minggu, 09 Mei 2021 06:38 WIB
ilustrasi menulis surat
Ciri-ciri Cerpen dan Unsur Instriknya yang Perlu Diketahui (Foto: thinkstock)
Jakarta - Ciri-ciri cerpen antara lain: ceritanya fiktif atau rekaan, fokus pada satu aspek cerita dan mengungkapkan masalah yang penting saja. Cerpen atau cerita pendek merupakan prosa fiksi yang menceritakan tentang suatu peristiwa yang dialami oleh tokoh utama. Seperti namanya, cerpen lebih sederhana daripada novel.

Cerpen termasuk dalam sastra populer. Karya sastra ini terdiri dari satu inti kejadian yang dikemas dengan cerita yang padat. Satu cerpen akan habis dibaca dalam sekali duduk saja.

Ciri-ciri Cerpen

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP oleh Asep Juanda (2017) berikut ciri-ciri cerpen secara umum:

1. Ceritanya fiktif atau rekaan
2. Fokus pada satu aspek cerita
3. Mengungkapkan masalah yang penting saja
4. Menyajikan peristiwa dengan cermat dan jelas
5. Ceritanya pendek atau singkat
6. Menggunakan bahasa yang tajam, sugestif, dan provokatif atau menarik perhatian
7. Tokoh yang ditampilkan terbatas sekitar 1-3 orang saja

Unsur-unsur Intrinsik Cerpen

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia untuk SMA Kelas X oleh Sutarni & Sukardi (2008, terdapat 6 unsur intrinsik yang ada dalam cerpen, di antaranya sebagai berikut:

1. Tema


Tema merupakan gagasan atau ide pokok yang mendasari suatu cerita. Umumnya tema berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Tema menjadi salah satu penentu cerpen menarik untuk dibaca.

2. Sudut pandang

Sudut pandang berkaitan dengan cara penulis dalam menyampaikan cerita (penempatan diri). Secara garis besar, sudut pandang dibagi menjadi tiga, yaitu sudut pandang orang pertama (aku, saya, kami), sudut pandang orang ketiga (dia, ia, mereka), dan sudut pandang campuran. Dalam cerpen biasanya menggunakan sudut pandang orang pertama atau ketiga.

3. Tokoh dan penokohan

Tokoh merupakan pelaku dalam cerita, sedangkan penokohan merupakan cara pengarang dalam menampilkan tokoh tersebut. Tokoh dibagi menjadi tiga yaitu tokoh antagonis (menentang), protagonis (mendukung), dan tritagonis (membantu antagonis maupun protagonis).

4. Latar

Latar atau setting merupakan tempat kejadian peristiwa dalam cerpen tersebut. Setting juga berkaitan dengan waktu dan suasana. Jadi, dapat dipahami bahwa latar menjadi dasar dalam peristiwa secara keseluruhan.

5. Alur

Alur adalah rangkaian cerita. Alur dibedakan menjadi tiga, yaitu alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Alur maju menceritakan peristiwa dari masa lampau maju ke masa kini. Sedangkan, alur mundur digunakan untuk menceritakan peristiwa masa kini yang mundur ke masa lampau.

6. Amanat

Amanat merupakan pesan yang terkadung dalam cerita. Setiap cerpen biasanya membawa pesan moral yang dapat dipelajari oleh pembaca. Amanat inilah yang menjadikan cerpen memiliki makna kebermanfaatan.

Cerpen mengandung nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan di masyarakat. Di antaranya nilai budaya, sosial, moral, agama, dan estetika.

Simak Video "Review Suzuki GSX-R 150 2018, Worth It?"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia