Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar dan Sejarahnya Lengkap

Novia Aisyah - detikEdu
Senin, 03 Mei 2021 14:47 WIB
Ilustrasi Lebaran
Foto: Getty Images/Rifka Hayati/Ucapan Selamat Idul Fitri yang Benar dan Sejarahnya Lengkap
Jakarta - Ucapan selamat Idul Fitri mempunyai beragam macam variasi. Sebab, ucapan tersebut bisa diimbuhi berbagai kata yang ingin diucapkan untuk mengungkapkan ketulusan dan maksud lainnya.

Secara umum, ucapan selamat lebaran atau selamat Idul Fitri yang biasa kita dengar adalah 'minal aaidin wal faaiziin' dan diteruskan 'mohon maaf lahir dan batin' di belakang kata-kata tersebut. Rupanya, ucapan selamat berlebaran ini kurang tepat.

Lantas, bagaimana cara mengucapkan selamat Idul Fitri yang benar pada orang lain?

Sejarah ucapan selamat Idul Fitri

Melansir berbagai sumber, di kalangan para sahabat Nabi memang terdapat tradisi untuk mengucapkan selamat pada masyarakat muslim yang berhasil menyelesaikan puasa Ramadhan. Ucapan selamat ini dalam bahasa Arab disebut tahni'ah.

Untuk lengkapnya, bunyi ucapan selamat Idul Fitri secara lengkap ada tiga versi.

Versi pertama yang paling singkat adalah 'taqabbalallahu minna wa minkum'. Kemudian, versi kedua yang sedikit lebih panjang adalah 'taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja'alanaallaahu wa iyyaakum minal 'aaidiin wal faaiziin'.

Sedangkan, versi ketiga yang paling panjang adalah 'taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja'alanaallaahu wa iyyaakum minal 'aaidiin wal faaiziin wal maqbuulin kullu 'ammin wa antum bi khair'.

Adapun, arti dari versi yang terakhir tersebut adalah 'semoga Allah menerima (amal ibadah Ramadhan) kami dan kamu. Wahai Allah Yang Maha Mulia, terima lah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Setiap tahun semoga kamu senantia dalam kebaikan'.

  • Ucapan selamat Idul FItri yang benar

Berdasarkan ucapan Idul FItri yang telah dipaparkan di atas, maka dapat dilihat bahwa 'minal aaidiin wal faaiziin' berarti orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang dan tidak ada hubungannya dengan mohon maaf lahir dan batin.

Jadi, dibandingkan mengucapkan selamat berlebaran pada orang lain menggunakan 'minal aaidiin wal faaiziin', lebih baik mengucapkan 'taqabbalallahu minna wa minkum'. Sebab, ucapan ini lebih umum dipakai di kalangan sahabat Nabi Muhammad SAW dan struktur kalimat dari kata-kata ini telah lengkap.

Sekarang sudah jelas bukan, ucapan selamat Idul Fitri yang benar seperti apa?

Simak Video "Salat Tarawih dan Idul Fitri Boleh Digelar di Luar Rumah, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia