Kisah 25 Nabi

Kisah Nabi Sulaiman AS saat Pimpin Tentara Jin, Manusia, dan Burung

Kristina - detikEdu
Rabu, 21 Apr 2021 03:30 WIB
Kisah nabi
Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo/Kisah Nabi Sulaiman AS saat Pimpin Tentara Jin, Manusia, dan Burung
Jakarta -

Nabi Sulaiman AS adalah putra Nabi Daud AS. Ia mewarisi sifat dan kemampuan ayahnya yang bisa berbicara dengan hewan.

Allah SWT berfirman dalam Q.S An-Naml ayat 15,

وَوَرِثَ سُلَيْمَٰنُ دَاوُۥدَ ۖ وَقَالَ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ عُلِّمْنَا مَنطِقَ ٱلطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِن كُلِّ شَىْءٍ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْمُبِينُ

Artinya: "Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata."

Kemampuan Nabi Sulaiman AS dalam memahami bahasa hewan juga dijelaskan dalam Q.S An-Naml ayat 18-19:

حَتَّىٰٓ إِذَآ أَتَوْا۟ عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّمْلُ ٱدْخُلُوا۟ مَسَٰكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

Artinya: "Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari." (Q.S An-Naml:18)

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Artinya: "Maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh." (Q.S An-Naml: 19).

Dikisahkan dalam Kisah Hikayat Legenda Nabi Sulaiman AS & Ratu Balqis karangan Muhammad Sakura, nabi Sulaiman AS adalah seorang raja yang shaleh. Ia memiliki kewibawaan yang besar sehingga seluruh rakyat tunduk padanya.

Nabi Sulaiman AS Menghimpun Bala Tentara dari Semua Makhluk

Pada suatu ketika, Nabi Sulaiman AS mengumpulkan seluruh pasukannya untuk berkumpul di aula kerajaan. Ia memanggil tentara dari kalangan manusia, jin, dan hewan (burung hud-hud).

Hal ini dijelaskan dalam Q.S An-Naml ayat 17 dan Q.S Al-Anbiya ayat 81,

وَحُشِرَ لِسُلَيْمَٰنَ جُنُودُهُۥ مِنَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ وَٱلطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ

Artinya:" Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan)." (Q.S An-Naml: 17)

وَمِنَ ٱلشَّيَٰطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُۥ وَيَعْمَلُونَ عَمَلًا دُونَ ذَٰلِكَ ۖ وَكُنَّا لَهُمْ حَٰفِظِينَ

Artinya: "Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu, dan adalah Kami memelihara mereka itu" (Q.S Al-Anbiya: 82).

Tidak hanya bangsa jin, manusia, dan hewan saja yang tunduk padanya. Bahkan atas izin Allah SWT, angin pun juga tunduk pada nabi Sulaiman AS.

Allah SWT berfirman dalam Q.S Al-Anbiya ayat 81,

وَلِسُلَيْمَٰنَ ٱلرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِى بِأَمْرِهِۦٓ إِلَى ٱلْأَرْضِ ٱلَّتِى بَٰرَكْنَا فِيهَا ۚ وَكُنَّا بِكُلِّ شَىْءٍ عَٰلِمِينَ

Artinya: "Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu."

Pasukan itu berkumpul untuk berperang dengan Ratu Bilqis, salah seorang ratu yang sombong di negeri Saba. Nabi Sulaiman AS memerintahkan Jin Ifrit untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis secepatnya.

Klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kisah Nabi Muhammad-Islampedia Siap Temani Harimu di Bulan Ramadhan"
[Gambas:Video 20detik]

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia