Promotor menjadi bagian penting yang harus diperhatikan oleh calon pendaftar Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU). Untuk bisa mendaftar, calon awardee harus memiliki satu promotor.
Dijelaskan PMDSU, promotor adalah profesor atau dosen pembimbing yang memimpin riset dan mendidik penerima beasiswa secara intensif. Pembinaan yang intensif ini diharapkan memungkinkan mahasiswa bisa menyelesaikan S2 dan S3 tepat waktu dalam kurun waktu 4 tahun.
Tak bisa sembarang pilih dosen, promotor harus memiliki kriteria yang mumpuni. Mereka merupakan peneliti cemerlang yang dipilih berdasarkan rekam jejak riset, publikasi internasional, dan pendidikan.
Panitia PMDSU membagikan 6 tips untuk mencari dan berkenalan dengan calon promotor. Dikutip dari postingan Instagram resmi PMDSU, begini tipsnya.
6 Tips 'PDKT' dengan Calon Promotor Beasiswa PMDSU
1. Punya Visi yang Sama
Carilah promotor dengan visi yang sama dengan mahasiswa. Visi yang sama bisa menjadikan proses studi, riset, dan target akademik bisa berjalan selaras.
2. Pelajari Calon Promotor
Sebelum menghubungi, cobalah memahami terlebih dahulu bidang dan arah penelitian calon promotor. Berbagai hal yang bisa dipelajari, seperti publikasi ilmiah, roadmap riset, proyek penelitian, hingga gaya akademiknya.
Dari mempelajari hal ini, mahasiswa bisa mengetahui apakah riset yang akan dijalani relevan atau tidak.
3. Bangun Pendekatan Bertahap
Mulai pendekatan dengan memahami karya dan kontribusi promotor terlebih dahulu. Ketika menghubungi, cobalah untuk menunjukkan bahwa detikers benar-benar memahami bidang yang promotor tekuni.
4. Sesuaikan CV dan Proposal Riset
Curriculum Vitae (CV), motivation letter, dan proposal penelitian sebaiknya tidak dibuat secara umum. Tunjukkan keterkaitan antara pengalaman dan minat riset kita dengan fokus penelitian promotor.
"Semakin relevan, semakin besar peluang untuk dipertimbangkan," tulis tim PMDSU.
5. Hubungi Promotor dengan Profesional
Tiba saatnya untuk menghubungi promotor. Saat menghubungi, pastikan untuk:
- Perkenalkan diri secara singkat
- Jelaskan minat riset
- Sampaikan alasan mengapa memilih beliau
- Tunjukkan keseriusan kita, tunjukkan bahwa detikers siap berkembang bersama arah riset yang dibangun.
6. Be Authentic!
Menjadi berbeda dengan yang lain, bukan suatu kesalahan asal tidak berlebihan. Pendekatan akademik bukanlah sekedar mencari promotor, tetapi juga mencari rekan yang sejalan dalam melalui samudra riset.
Untuk itu, jangan lupa juga kenal dirimu sendiri, pahami tujuan studi yang akan dibangun, dan tunjukkan versi terbaik diri detikers secara jujur kepada promotor.
Itulah 6 tips yang dibagikan tim PMDSU untuk mendekati promotor. Jangan lupa dicoba ya detikers!
Simak Video "Video: Kemendiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa PMDSU Batch IX"
(det/nwk)