Kesempatan menempuh pendidikan kedokteran di Jepang kembali terbuka melalui program The ASEAN-Japan Medical Scholarship Programme 2027. Program ini menyasar mahasiswa kedokteran jenjang S1 dari negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, yang saat ini berada di tahun pertama atau kedua perkuliahan.
Beasiswa prestasi untuk mahasiswa S1 kedokteran ini dibuka dan disponsori oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) bersama Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan (MHLW) Jepang. Para penerima beasiswa disiapkan untuk menjadi dokter atau ahli kesehatan masyarakat.
Dikutip dari laman ERIA, beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan standar medis, mengurangi kesenjangan kesehatan, sambil memperluas kesempatan pendidikan. Program ini diharapkan bisa memajukan lingkungan perawatan kesehatan yang beragam dan kolaboratif se-ASEAN.
Namun perlu diingat, terdapat komitmen yang harus dipenuhi oleh penerima beasiswa. Mahasiswa tidak diperkenankan mengundurkan diri ataupun mengulang mata kuliah selama masa studi.
Jika ketentuan ini dilanggar, seluruh dana beasiswa yang telah diterima-termasuk yang telah disalurkan langsung ke universitas di Jepang-wajib dikembalikan. Pengecualian hanya berlaku dalam kondisi tertentu yang tidak dapat dihindari, seperti masalah kesehatan, dengan persetujuan resmi dari pihak penyelenggara.
Beasiswa Kedokteran di Jepang 2027
The ASEAN-Japan Medical Scholarship Programme 2027 meliputi:
- Biaya pendidikan penuh
- Biaya hidup hingga 120 ribu yen (sekitar Rp 13 juta, kurs 24 April 2026 1 yen = Rp 108,25), untuk biaya asrama, tunjangan makan, dan premi asuransi kesehatan
- Tiket pesawat pergi-pulang
- Buku teks
Program Beasiswa Kedokteran di Jepang 2027
Secara umum, program beasiswa ini memiliki durasi 6 tahun, plus 2 tahun pelatihan klinis awal di Jepang. Selama pelatihan klinis tersebut, penerima beasiswa akan digaji.
Beasiswa kedokteran 2027 ini terbagi ke dalam dua kategori, yaitu kategori seleksi dalam bahasa Inggris (A) dan kategori seleksi dalam bahasa Inggris dan bahasa Jepang (B). Simak informasi masing-masing kategori di bawah ini.
Beasiswa Kedokteran Kategori A
- Batas waktu pendaftaran: Kamis, 30 April 2026 pukul 17.00 WIB
- Seleksi: dalam bahasa Inggris
- Pendaftar: mahasiswa tahun pertama/kedua S1 kedokteran dari fakultas kedokteran di perguruan tinggi di ASEAN yang sudah meneken MoU dengan ERIA
- Kampus penerima: International University of Health and Welfare, Jepang
Beasiswa Kedokteran Kategori B
- Batas waktu pendaftaran: Senin, 31 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB
- Seleksi: diperuntukkan bagi mahasiswa pemegang sertifikat JLPT, seleksi dalam dalam bahasa Inggris dan bahasa Jepang
- Pendaftar: khusus mahasiswa perempuan (mahasiswi) tahun pertama/kedua S1 kedokteran dari fakultas kedokteran di perguruan tinggi di ASEAN
- Kampus penerima: Tokyo Women's Medical University, Jepang
Simak Video "Video: Bermunculan Kasus Kematian Dokter di Program Magang Pemerintah"
(twu/pal)