Beasiswa LPDP Dokter Spesialis - Subspesialis 2022, Ini Prodi Prioritas & Umum

Beasiswa LPDP Dokter Spesialis - Subspesialis 2022, Ini Prodi Prioritas & Umum

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 26 Nov 2022 17:00 WIB
Ilustrasi dokter atau rumah sakit
Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Sub Spesialis 2022, simak daftar prodi prioritas di sini. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrei Vasilev
Jakarta -

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengumumkan pembukaan program Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Subspesialis 2022, Jumat (25/11/2022). Pendaftaran dibuka mulai 28 November-29 Desember 2022 untuk perkuliahan paling cepat Maret 2023.

Direktur Beasiswa LPDP menuturkan, beasiswa fellowship bagi calon pendaftar dari Pendidikan Kedokteran juga akan dibuka sekitar pengujung 2022-awal 2023.

"Kami juga menyasar fellowship (kedokteran), tetapi saat ini yang baru dibuka adalah spesialis 1 dan spesialis 2. Kita sedang bekerja mendukung kapasitas dan kapabilitas dokter spesialis di Indonesia baik degree maupun nondegree. Ini yang sedang kita kejar, kalau bisa di ujung 2022, kalau tidak di awal-awal tahun 2023," kata Dwi dalam sosialisasi beasiswa di kanal YouTube LPDP RI.

Dwi merinci, LPDP menyediakan 500 kuota siswa bagi spesialis (Sp-1) dan subspesialis (Sp-2), serta 500 kuota bagi siswa fellowship.

"Kalau angkanya, dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan, LPDP menyatakan, LPDP siap mendukung 1.000 siswa spesialis ini. Ini tentunya terbagi-bagi, ada Sp-1 dan Sp-2, serta fellowship 500 (siswa)," kata Dwi.

Ia menjelaskan, perhitungan kuota beasiswa LPDP spesialis dan subspesialis 2022 telah memperhitungkan kapasitas pendidikan dokter spesialis di fakultas pendidikan kedokteran di Indonesia.

"Kenapa Sp-1 dan Sp-2 totalnya hanya 500 (siswa)? Karena jumlahnya ternyata sangat besar dibandingan dengan kapasitas di Fakultas Kedokteran untuk pendidikan dokter spesialis," terangnya.

Jadi kami pikir angka 500 itu sudah sangat besar. Bisa kita maksimalkan, ditambah dengan kemungkinan membiayai fellowship, yang totalnya tentunya harapannya makin banyak makin bagus ya, 500 (siswa)," sambung Dwi.

Dwi menjabarkan, berdasarkan arahan Menteri Kesehatan RI, prioritas program studi tujuan dokter spesialis dan subspesialis 2022 yaitu jantung, stroke, urologi dan nefrologi, hingga kanker.

Di sisi lain, ia menggarisbawahi, peluang mendaftar layanan spesialis lainnya juga terbuka.

"Kita maksimalkan di area prioritas," kata Dwi.

Prodi Prioritas Beasiswa LPDP Dokter Spesialis (Sp-1) 2022

  1. Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
  2. Bedah Thorak Kardiovaskular
  3. Ilmu Penyakit Saraf/Neurologi
  4. Ilmu Bedah Saraf
  5. Urologi/Ilmu Bedah Urologi
  6. Ilmu Kedokteran Nuklir
  7. Onkologi Radiasi
  8. Obstetri dan Ginekolohi
  9. Radiologi
  10. Anastesiologi dan Reanimasi
  11. Ilmu Penyakit Paru
  12. Ilmu Patologi Klinik
  13. Ilmu Patologi Anatomi
  14. Ilmu Penyakit Dalam
  15. Ilmu Bedah
  16. Ilmu Kesehatan Anak
  17. Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi

Prodi Prioritas Beasiswa LPDP Dokter Subspesialis (Sp-2) 2022

  1. Sub Spesialis Penyakit Dalam-Kardiovaskuler
  2. Sub Spesialis Anastesiologi-Kardovaskular
  3. Sub Spesialis Anastesiologi-Intensive Care (KIC)
  4. Sub Spesialis Bedah Vaskuler
  5. Sub Spesialis Penyakit Dalam-Ginjal Hipertensi (KGH)
  6. Sub Spesialis Anak - Nefrologi
  7. Sub Spesialis Bedah-Onkologi
  8. Sub Spesialis Obstetri Ginekologi-Onkologi
  9. Sub Spesialis Anak-Hematologi Onkologi
  10. Sub Spesialis Penyakit Dalam-Hematologi Onkologi Medik

Prodi Tujuan Beasiswa LPDP Dokter Spesialis (Sp-1) Lainnya

  1. Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi/Rehabilitasi Medik
  2. Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik/Ilmu Bedah Plastik
  3. Farmakologi Klinik
  4. Ilmu Bedah Anak
  5. Orthopedi dan Traumatologi
  6. Ilmu Gizi Klinik
  7. Andrologi
  8. Ilmu Kedokteran Forensi dan Medikolegal
  9. Ilmu Kedokteran Parasitologi Klinik
  10. Ilmu Kedokteran Penerbangan
  11. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
  12. Ilmu Kesehatan THT-KL
  13. Ilmu Penyakit Mata/Ilmu Kesehatan Mata
  14. Kedokteran Okupasi
  15. Kedokteran Olahraga
  16. Mikrobiologi Klinik
  17. Psikiatri/Ilmu Kesehatan Jiwa
  18. Ilmu Kedokteran Gigi Bedah Mulit dan Maksilofasial
  19. Ilmu Kedokteran Gigi Endodonsia (Konservasi Gigi)
  20. Ilmu Kedokteran Gigi Oral Medicine (Penyakit Mulut)
  21. Ilmu Kedokteran Gigi Ortodonsia
  22. Ilmu Kedokteran Gigi Pedodonsia (Gigi Anak)
  23. Ilmu Kedokteran Gigi Periodonsia (Jaringan Gusi dan Penyangga Gigi)
  24. Ilmu Kedokteran Gigi Prostodonsia (Restorasi Rongga Mulut)
  25. Ilmu Kedokteran Gigi Radiologi

Prodi Tujuan Beasiswa LPDP Dokter Sub Spesialis (Sp-2) Lainnya

  1. Anastesiologi-Anastesiologi Obstetri
  2. Ilmu Kesehatan Anak-Kardiologi
  3. Ilmu Penyakit Dalam-Alergi-Imunologi
  4. Ilmu Penyakit Dalam-Psikosomatik
  5. Ilmu Penyakit Dalam-Punmonologi
  6. Ilmu Penyakit Dalam-Reumatologi
  7. Psikiatri-Psikiatri Adiksi
  8. Psikiatri-Psikiatri Forensik
  9. Psikiatri-Psikiatri Psikogeriatri
  10. Psikiatri-Psikiatri Psikoterapi
  11. Ilmu Penyakit Dalam-Endokrinologi, Metabolisme, dan Diabetes
  12. Ilmu Penyakit Dalam-Geriatri
  13. Ilmu Penyakit Dalam-Ginjal Hipertensi
  14. Ilmu Penyakit Dalam-Penyakit Tropik Infeksi
  15. Ilmu Bedah-Bedah Digestif
  16. Ilmu Kesehatan Anak-Gastrohepatologi
  17. Ilmu Kesehatan Anak-Infeksi dan Penyakit Tropis
  18. Ilmu Kesehatan Anak-Neonatalogi
  19. Ilmu Kesehatan Anak-Neurologi
  20. Ilmu Kesehatan Anak-Respirologi
  21. Ilmu Kesehatan Anak-Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial
  22. Obstetri & Ginekologi-Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi
  23. Obstetri & Ginekologi-Fetomaternal
  24. Obstetri & Ginekologi-Obstetri dan Ginekologi Sosial
  25. Psikiatri-Psikiatri Anak dan Remaja

Semoga berhasil di seleksi Beasiswa LPDP Dokter Spesialis dan Subspesialis 2022, detikers!



Simak Video "Kisah Tinah Tan, Pegiat Chiropractic Dua Dekade Betulkan Tulang"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia