Ruas jalan Lendang Re di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendadak viral di sosial media karena menyuguhkan pemandangan bak negeri di atas awan. Jalan yang baru diaspal sekitar dua pekan lalu itu menawarkan pemandangan perbukitan hijau, hamparan sawah, hingga laut biru yang membentang luas.
Ruas jalan yang menghubungkan Dusun Lendang Re dengan Dusun Menjot itu sekilas tampak seperti jalan perbukitan biasa. Pengendara yang melintas hanya disuguhi pemandangan pepohonan di tepi jalan dan lereng hijau yang mengikuti kontur tanjakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, keindahan sesungguhnya mulai terlihat saat pengendara menoleh ke belakang atau melihat melalui spion. Hamparan laut biru perlahan tampak semakin luas seiring kendaraan menanjak menuju puncak.
Di bagian atas tanjakan terdapat lahan datar berundak yang dikelilingi persawahan milik warga. Lokasi tersebut kini menjadi titik favorit bagi pengunjung yang ingin berfoto atau sekadar menikmati panorama alam.
Dari tempat itu, pengunjung dapat melihat bentangan laut yang dihiasi aktivitas kapal di Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gili Mas. Sejumlah perahu nelayan hingga area tambak udang juga tampak mempercantik lanskap pesisir Sekotong.
Tanjakan Lendang Re, Lombok Barat, NTB, yang dijadikan spot foto bagi pengunjung, Minggu (7/6/2026). (M. Zahiruddin/detikBali) |
Meski sedang viral, jumlah pengunjung yang datang ke lokasi itu masih relatif sedikit. Sehingga suasana di titik itu masih asri dan kebersihannya tetap terjaga.
Sebagian besar pengunjung masih didominasi oleh warga Sekotong. Beberapa diantaranya datang dari luar karena mendapat informasi dari sosial media.
"Tahu lokasi ini dari Instagram dan kebetulan lagi pergi ke Sekotong, akhirnya mampir kesini," tutur pengunjung asal Mataram bernama Albani, Minggu (7/5/2026).
Menurut Albani, kawasan di sekitar Tanjakan Lendang Re memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata baru yang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
"Potensi jadi tempat wisata sih, tempat-tempat ngopi estetik gitu yang bisa dikelola oleh warga," katanya.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, waktu terbaik adalah pada pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari. Pengunjung disarankan membawa bekal makanan dan minuman sendiri serta tidak meninggalkan sampah di lokasi.
Puncak Tanjakan Lendang Re, Lombok Barat, NTB, yang dijadikan spot foto bagi pengunjung, Minggu (7/6/2026). (M. Zahiruddin/detikBali) |
Tanjakan Lendang Re dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari Kota Mataram. Dari pertigaan Desa Sekotong Tengah, pengendara cukup mengambil arah kanan. Setelah beberapa kilometer, belok kiri di pertigaan yang berada di sebelah SDN 04 Sekotong Tengah untuk menuju lokasi.
Pengendara diimbau tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut, terutama pada malam hari. Minimnya penerangan jalan serta kondisi aspal yang tidak rata berpotensi membahayakan pengguna jalan.

