Baru Capai 30 Persen, 14 Ribu Wisdom Kunjungi Bali per Hari

Baru Capai 30 Persen, 14 Ribu Wisdom Kunjungi Bali per Hari

detikTravel - detikBali
Selasa, 20 Sep 2022 12:22 WIB
Kunjungan wisatawan domestik di Tanah Lot mengalami peningkatan dengan rata-rata 1.000-1.500 orang saat hari libur Nataru.
Foto: Wisatawan domestik di Tanah Lot, Tabanan, Bali. (Muhammad Ridho)
Bali -

Dihantam badai pandemi dua tahun, ekonomi Bali mulai pulih. Sejak Maret 2022, tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 10 ribu orang per hari, dan wisatawan domestik (wisdom) 12-14 ribu per hari melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Namun, dibanding sebelum pandemi, jumlah wisatawan, terutama domestik terbilang masih rendah.

"Sebenarnya, kondisi Bali saat ini dibanding sebelum Covid-19 sudah mencapai lebih dari 50 persen untuk wisatawan mancanegara. Sedangkan wisatawan domestik 30-40 persen, agak terkendala karena harga tiket naik," kata Gubernur Bali Wayan Koster seperti dikutip dari Antara, Selasa (20/9/2022).

Ia menyadari bahwa selama dua tahun Bali yang perekonomiannya 54 persen bergantung dari sektor pariwisata ini tersendat, bahkan pada tahun 2020 mengalami pertumbuhan negatif.


"Karena pariwisata stuck, maka perekonomian Bali mengalami kontraksi pada 2020 mencapai -9,31 persen, terendah dan terdalam di Indonesia dan baru pertama kali terjadi dalam sejarah Provinsi Bali," kata Wayan Koster di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya.

Seiring dengan memulihnya Bali, pada tahun 2021 meskipun pertumbuhan negatif masih terjadi namun angkanya mengecil menjadi -2,47 persen, dan baru mengalami pertumbuhan positif pada tahun 2022 triwulan I menjadi 1,46 persen dan triwulan II 3,04 persen.

Oleh karenanya, kondisi baik ini ingin dimanfaatkan Wayan Koster untuk memulihkan Bali seperti sedia kala, dengan target pertumbuhan ekonomi 3,5-4 persen ada triwulan III dan di atas 4 persen ada triwulan IV.

Apabila target tersebut tercapai dengan segala aspek yang mendukung pulihnya pariwisata Pulau Dewata maka Koster optimis harapannya pada 2023 dapat kembali normal mencapai 5 persen.

"Saat ini Bali di bawah rata-rata nasional, inilah susahnya jadi daerah yang bergantung dengan pariwisata," ujar dia.



Simak Video "Omicron Merajalela, Penumpang Pesawat ke Bali Menurun"
[Gambas:Video 20detik]
(hsa/hsa)