detikBali

Madrid Memble, Muncul Desakan Copot Jose Mourinho-Cadangkan Vinicius Junior

Terpopuler Koleksi Pilihan

Madrid Memble, Muncul Desakan Copot Jose Mourinho-Cadangkan Vinicius Junior


Okdwitya Karina Sari - detikBali

Jose Mourinho head coach of Real Madrid during the LaLiga EA Sports 2026/27 match between Atletico de Madrid and Real Madrid at Riyadh Air Metropolitano on September 20, 2026 in Madrid, Spain. (Photo by Jose Breton/Pics Action/NurPhoto via Getty Images)
Jose Mourinho. (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Denpasar -

Real Madrid didesak segera mencopot Jose Mourinho dari posisi pelatih. Tak hanya itu, Madrid juga didesak agar mencadangkan Vinicius Junior. Desakan tersebut mencuat lantaran Madrid besutan Mourinho dinilai belum meyakinkan.

Dilansir dari detikSport, Mourinho ditugaskan untuk mengembalikan daya saing Madrid setelah tampil memble hingga nirgelar LaLiga back to back. Namun, Los Blancos malah sudah kalah dua kali dalam tujuh pertandingan pertamanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibatnya, Madrid melorot ke posisi empat klasemen dengan selisih enam poin dari juara bertahan Barcelona di urutan teratas. Lebih mengkhawatirkan lagi karena Madrid kurang eksplosif dan kurang solid bertahan.

Meski bersenjatakan trisula Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham, Madrid baru membuat 18 gol. Gol-gol tersebut hampir setengahnya dibuat Mbappe (7).

ADVERTISEMENT

Mantan pemain Madrid Hipolito 'Poli' Rincon menilai gaya kepelatihan Jose Mourinho tidak cocok untuk El Real. Rincon pun meminta agar Mourinho tak lagi melatih Madrid.

"Saya ingin Mourinho pergi karena saya rasa dia enggak bagus buat Real Madrid, tidak bagus terkait gaya main tim, tidak bagus untuk klub, dan juga tidak bagus untuk fans," ceplos Mourinho kepada saluran YouTube Ruben Martin.

"Saya terus-terusan merasa tegang dengan Mourinho. Apa yang sudah saya lihat dari tim Real Madrid ini membuat saya sedih, rasanya sakit...Saya mencintai Real Madrid," imbuhnya.

Di sisi lain, performa mengecewakan Vinicius Junior juga menjadi sorotan. Setelah mengakhiri saga masa depan dengan teken kontrak baru pada Agustus lalu, Vinicius baru mengemas satu gol plus tiga assist dalam tujuh laga. Sebagian Madridista dibuat berang dengan performanya.

"Pemain harus lebih banyak bermain atau lebih sedikit bermain tergantung pada gaji? Ketika orang-orang mengatakannya, saya pusing. Anda mendapatkan tempat Anda di atas lapangan bukan karena gaji Anda. Hanya karena Vinicius digaji 25 juta euro, apakah artinya dia harus bermain? Tidak, saya sih akan mencadangkan dia," kata Rincon.

"Anda tahu apa yang harus Anda lakukan? Lebih banyak berlari, berjuang lebih keras, berkontribusi lebih banyak, menggiring bola lebih banyak, menciptakan assist lebih banyak, mencetak gol lebih banyak. Semudah itu," pungkas pemenang satu titel LaLiga dan Copa del Rey itu.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads