Jose Mourinho murka setelah Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid dalam Derby Madrid jilid I Liga Spanyol 2026/2027. Mourinho memprotes sejumlah keputusan wasit Ortiz Arias dan ofisial VAR Daniel Jesus Trujillo yang dinilai kontroversial.
Duel Atletico Madrid vs Real Madrid berlangsung di Stadion Metropolitano pada Minggu (20/9/2026) malam WIB. Atletico menang setelah memanfaatkan keunggulan jumlah pemain usai bek Madrid Dean Huijsen dikartu merah pada awal babak kedua.
Atletico kemudian unggul lewat penalti Alejandro Grimaldo dan gol Jonathan David. Madrid hanya mampu membalas melalui Antonio Ruediger pada menit ke-89.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sederet insiden keputusan wasit menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut. Ortiz Arias sempat memberikan kartu merah kepada bek Atletico Cristian Romero, tetapi keputusan itu berubah menjadi kartu kuning setelah wasit berkonsultasi dengan VAR dan meninjau tayangan melalui monitor di tepi lapangan.
Tak lama berselang, Lee Kang-in juga tidak dihukum setelah menerjang pergelangan kaki Federico Valverde. VAR bahkan tidak melakukan peninjauan terhadap insiden tersebut.
Mourinho tak kuasa menahan amarahnya seusai pertandingan. Pelatih Madrid itu menyebut Arias tidak berpengalaman memimpin laga besar dan mengkritik ofisial VAR Daniel Jesus Trujillo.
"Si wasit tidak berpengalaman memimpin derby. Dia itu kan baru berusia 41 tahun. Dia itu wasit yang buruk, yang cuma pernah memimpin laga-laga kecil," sembur Mourinho dilansir Marca.
"Selamat kepada komite wasit atas penunjukan ini. Namun, Trujillo punya sejarah dengan Real Madrid . Di Copa del Rey, melawan Girona, Osasuna. Dia itu seorang petugas VAR dengan banyak sekali sejarah," lanjut mantan pelatih Chelsea, Manchester United, dan Inter Milan ini.
"Banyak hal terjadi di stadion ini yang tidak wajar. Gol yang dianulir melawan Osasuna itu lelucon, apa yang terjadi di San Sebastian... LaLiga ternyata masih sama seperti saat saya pergi. Kami akan berjuang. Para pemain saya pergi dengan perasaan sedih," pungkasnya.
Atletico Menang 2-1
Terlepas dari kontroversi keputusan wasit, Atletico mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain untuk mengalahkan Madrid 2-1.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga 53 menit pertandingan. Madrid mengambil alih kendali permainan sejak awal, sedangkan Atletico menunjukkan permainan keras.
Sudah 23 menit berjalan, Vinicius Junior melepaskan tembakan di tengah kerumunan pemain Atletico. Bola melambung tinggi.
Atletico membalas serangan. Crossing Lee Kang-in menemui Jonathan David yang diteruskan dengan tembakan terarah. Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang.
Bola rebound dialirkan David kepada Marcos Llorente. Dari tepi kotak penalti, pemain yang disebutkan terakhir melepaskan tembakan. Bola diblok Ibrahima Konate.
Madrid menebar ancaman jelang turun minum. Arda Guler melepaskan sepakan keras jarak jauh. Bola masih bisa diantisipasi Jan Oblak. Babak pertama ditutup dengan kedudukan 0-0.
Setelah restart, Madrid harus bermain dengan 10 orang. Dean Huijsen dikartu merah setelah melanggar Giuliano Simeone di kotak penalti. Atletico juga dihadiahi tendangan penalti.
Baca juga: Man City Masih Sempurna di Liga Primer |
Alejandro Grimaldo mengambil penalti tersebut dan melepaskan sepakan kaki kiri mendatar. Courtois bisa menebak arah sepakan Grimaldo, tapi bola terlalu deras sehingga bersarang di sudut bawah gawang Madrid. Atletico memimpin 1-0.
Atletico Madrid hanya butuh enam menit untuk memperbesar keunggulannya menjadi 2-0. Jonathan David membobol gawang Madrid.
Serbuan dari sisi kanan, umpan Lee Kang-in kepada Giovanni Simeone diakhiri dengan crossing. Bola dengan mudah menemui David, yang diselesaikan dengan sontekan kaki kiri dari depan kotak 6 yard.
Madrid jatuh bangun menghalau serangan Atletico. Courtois menepis sundulan Cristian Romero dari jarak dekat. Julian Alvarez mencecar rebound, tetapi Konate melakukan sapuan di garis gawang.
Setelahnya, Atletico terus menekan Madrid. Di 10 menit terakhir, Atletico mendapatkan sepak pojok dari sayap kiri. Bola lambung Koke masih bisa diantisipasi pertahanan Madrid.
Real Madrid menipiskan skor menjadi 1-2. Pada menit ke-89, tandukan Antonio Ruediger menyambut tendangan bebas Bernardo Silva menembus gawang Atletico.
Atletico langsung merespons. Sepakan Julian Alvarez melebar tipis dari gawang Courtois.
Madrid lebih agresif setelah mencetak gol balasan. Meski demikian, Madrid tak mampu menciptakan gol tambahan sampai laga berakhir. Skor 2-1 untuk keunggulan Atletico bertahan.
Hasil ini melambungkan Los Colchoneros ke peringkat kedua klasemen Liga Spanyol. Atletico mengoleksi 16 poin dari tujuh laga, terpaut lima poin dari Barcelona di puncak. Sedangkan Real Madrid melorot ke posisi ketiga dengan koleksi 15 poin.
Susunan Pemain
Atletico Madrid: Jan Oblak, Marcos Llorente, Marc Pubill (Koke 46'), Romero, David Hancko, Grimaldo, Johnny Cardoso, Baena (Lookman 67'), Giovanni Simeone, Jonathan David (Julian Alvarez 62'), Lee Kang-in
Real Madrid: Courtois, Cucurella, Huijsen, Konate, Dumfries, Valverde, Tchouameni (Camavinga 70'), Vinicius Junior (Diomande 54'), Bellingham (Bernardo Silva 82'), Arda Guler (Ruediger 54'), Mbappe
(dpw/dpw)