Bek kiri anyar Bali United, Tim Geypens, mendapat kesempatan tampil di Dewata Challenge 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut tampil dua kali melawan Sabah FC dan Persib Bandung.
Meski kedua laga berakhir dengan kekalahan, bek berusia 21 tahun itu memuji rekan setimnya yang mau berjuang bersama sebagai sebuah tim yang terus berkembang ke arah positif.
"Hasil memang bisa dilihat kami kalah, tetapi saya bangga dengan perjuangan teman-teman di lapangan yang luar biasa. Kami butuh kemenangan dengan menciptakan beberapa peluang, hanya memang hasil belum mendukung. Saya bangga dengan tim Bali United sejauh dua laga terakhir ini," ungkap Geypens, Jumat (21/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Serdadu Tridatu gagal bersinar di turnamen yang mereka buat. Pada laga pertama, Bali United kalah 1-2 saat menjamu Sabah FC. Mereka kemudian kembali menuai hasil minor dengan skor 2-3 saat bersua Persib Bandung.
Menurut bek Timnas Indonesia itu, tim asuhan Johnny Jansen terus berproses secara bertahap hingga bermuara pada target positif.
"Kami terus berusaha maksimal di latihan maupun pertandingan. Bisa dilihat dalam dua pertandingan terakhir bagaimana kami bermain. Kami semakin berkembang dan saya pikir setiap pertandingan selalu semakin membaik di lapangan," terang Geypens.
Usai menjalani Dewata Challenge Series, Tim Geypens dkk kembali menjalani program latihan sembari melihat jadwal terdekat untuk menyiapkan program kepelatihan.
Hal ini dilakukan mengingat Bali United bakal menjalani partai pembukaan Super League 2026/2027 dengan menjamu PSS Sleman pada 4 September 2026.
(dpw/dpw)