Manchester United sempat berada di barisan terdepan untuk mendapatkan Mateus Fernandes. Namun, gelandang berusia 22 tahun itu justru memilih Tottenham Hotspur. Bukan soal uang semata, pendekatan Roberto De Zerbi dan peran Pedro Porro menjadi penentu kepindahannya ke London Utara.
Fernandes sempat didekati MU yang sedang mencari gelandang baru untuk memperkuat lini tengah. Setan Merah membutuhkan tambahan tenaga, terutama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Casemiro.
Meski sempat dikaitkan dengan MU, Fernandes akhirnya bergabung dengan Tottenham Hotspur. Spurs menebusnya dari West Ham United dengan nilai transfer 85 juta paun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MU disebut enggan memenuhi harga yang dipatok West Ham. Namun, keputusan Fernandes juga dipengaruhi pendekatan yang dilakukan Tottenham.
Dalam wawancara dengan The Athletic, Fernandes mengungkap alasan memilih Spurs. Menurutnya, cara Roberto De Zerbi mendekati dirinya dan keluarganya menjadi faktor yang sulit ditolak.
De Zerbi Jadi Kunci
"Hasrat untuk bermain buat klub besar, memenangi laga-laga, dan bertarung buat Premier League, titelnya. Cara dia (De Zerbi) berbicara dengan saya dan keluarga saya itu penting banget bagi saya," ujarnya.
"Dia menghubungi setiap hari, jadi saya senang banget bisa bekerja dengannya, dan semoga kami bisa melakukan hal-hal besar. Ini lebih ke soal membentuk koneksi sih, karena ayah dan ibu saya tak terlalu bisa bahasa Inggris. Jadi lebih ke perasaan saja."
"Dia bilang akan menjaga saya, bahwa dia akan jadi ayah kedua di Inggris. Saya sangat senang bisa bekerja dengannya," imbuh pemain didikan Sporting itu.
Telepon Pedro Porro
Selain De Zerbi, Pedro Porro juga ikut berperan dalam proses kepindahan Fernandes. Keduanya pernah menjadi rekan setim di Sporting dan komunikasi di antara mereka membantu meyakinkan Fernandes untuk memilih Spurs.
"Dia menghubungi saya suatu hari, saya tak mengangkat karena sedang tidur. Dia kemudian bilang dalam bahasa Portugis, 'Ayo Mateus, kamu harus bermain dengan kami, kami menginginkanmu. Saya yang meminta manajer untuk mendatangkanmu'," sambung Fernandes.
"Lalu semuanya beres. Saya bicara dengannya sedikit soal klub ini, mentalitas di tim, lalu rekan-rekan setimnya juga."