detikBali

FIGC Dekati Andrea Pirlo Jadi Pelatih Italia Usai Ditolak Ancelotti-Guardiola

Terpopuler Koleksi Pilihan

FIGC Dekati Andrea Pirlo Jadi Pelatih Italia Usai Ditolak Ancelotti-Guardiola


Yanu Arifin - detikBali

REGGIO NELLEMILIA, ITALY - MAY 19: Andrea Pirlo, Head Coach of Juventus looks on following the TIMVISION Cup Final between Atalanta BC and Juventus on May 19, 2021 in Reggio nellEmilia, Italy. A limited number of fans will be allowed into the stadium as Coronavirus restrictions begin to ease in Italy. (Photo by Marco Rosi/Getty Images for Lega Serie A)
Andrea Pirlo. (Foto: Getty Images for Lega Serie A/Marco Rosi)
Denpasar -

Federasi Sepakbola Italia (FIGC) terus berupaya mencari pelatih Timnas Italia setelah ditolak Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Kali ini, FIGC mendekati Andrea Pirlo agar bersedia melatih Gli Azzurri.

Dilansir dari detikSport, Italia masih mencoba membangun ulang kekuatan mereka seusai gagal tampil di Piala Dunia 2026. FIGC kabarnya mengalihkan buruannya ke Pirlo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laporan terbaru menyebut Pirlo dan FIGC sudah mencapai kesepakatan verbal. Bahkan, pelatih berusia 47 tahun itu langsung menyiapkan staf pendukungnya.

Beberapa asisten setianya seperti Roberto Baronio dan Roberto De Bellis kabarnya turut akan dibawa. Kemudian, sosok baru seperti Paolo Bertelli dan Marco Savorani juga siap gabung.

ADVERTISEMENT

Tak seperti Guardiola dan Ancelotti yang sudah mentereng, Andrea Pirlo baru enam tahun menjadi pelatih sepakbola profesional. Ia memulai debutnya bersama Juventus U-23 pada 2020.

Setelah itu, Pirlo naik melatih tim senior Juventus dan sempat mempersembahkan gelar Coppa Italia serta Piala Super Italia. Ia kemudian cabut dan lanjut melatih Sampdoria. Kini, ia membesut klub Uni Emirat Arab, Dubai United.

Sebelumnya, FIGC mendekati Guardiola dan Ancelotti agar bersedia menjadi juru taktik baru bagi Timnas Italia. Namun, keduanya menolak permintaan tersebut.

Adapun, Ancelotti menolak karena masih terikat kontrak dengan Timnas Brasil. Sedangkan, Guardiola mengaku belum siap setelah memutuskan rehat dari kursi kepelatihan. Ia baru cabut dari Manchester City seusai sepuluh tahun melatih raksasa Liga Inggris itu.

Sebagai pelatih, Guardiola sudah bergelimang trofi di level klub. Ia sudah juara bersama semua klub yang ditanganinya.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads