detikBali

Bali United Dipermalukan Madura United 0-2 di Bangkalan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bali United Dipermalukan Madura United 0-2 di Bangkalan


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Bali United kalah 0-2 oleh Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026) dalam pekan ke-31 Super League 2025/2026.
Bali United kalah 0-2 oleh Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (5/5/2026) dalam pekan ke-31 Super League 2025/2026. (Foto: Dok. Bali United)
Gianyar -

Niat memberi tekanan di papan atas justru berujung pahit bagi Bali United. Pada pekan ke-31 Super League 2025/2026, Selasa (5/5/2026), Serdadu Tridatu dipermalukan Madura United dengan skor 2-0.

Dua gol Laskar Sape Kerap masing-masing dicetak Iran Junior di babak pertama dan penalti Junior Brandao di babak kedua.

Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Bali United dalam tiga laga terakhir. Di klasemen, Serdadu Tridatu masih tertahan di posisi kedelapan dengan 45 poin dan gagal menyalip Bhayangkara FC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi tersebut juga belum aman karena berpotensi disalip Persita Tangerang jika mampu meraih kemenangan di pekan ke-31.

Sebaliknya, Madura United mulai menjauh dari zona degradasi. Mereka kini mengoleksi 32 poin, unggul lima angka dari zona merah.

ADVERTISEMENT

Jalannya Pertandingan

Bali United langsung kebobolan cepat pada menit ke-5 lewat sontekan Iran Junior. Pemain bernomor punggung 10 itu melakukan kombinasi satu-dua sebelum menuntaskan peluang ke pojok kanan gawang Mike Hauptmeijer.

Ironisnya, Bali United justru lebih menguasai jalannya pertandingan. Namun, penyelesaian akhir kembali menjadi masalah utama.

Di sisi lain, Madura United tampil disiplin dan nyaris tanpa celah bagi pemain Serdadu Tridatu.

Sepanjang babak pertama, sisi kiri pertahanan Bali United terus dieksploitasi tuan rumah. Absennya Ricky Fajrin membuka celah besar. Bagas Adi Nugroho yang dimainkan sebagai bek kiri kesulitan mengimbangi permainan.

Beberapa serangan Madura United berawal dari sektor tersebut. Situasi itu membuat Johnny Jansen menarik Bagas dan memasukkan Andhika Wijaya.

Di penghujung tambahan waktu babak pertama, Bali United mendapat peluang emas lewat sepakan plessing Thijmen Goppel. Bola meluncur deras melewati Dicky Indriyana, namun tepat di garis gawang berhasil dihalau bek Madura United dengan sundulan.

Memasuki babak kedua, Madura United mendapat penalti pada menit ke-53 setelah Andhika Wijaya melanggar pemain lawan di kotak terlarang. Mike Hauptmeijer sempat menyelamatkan Bali United dengan menepis eksekusi Junior Brandao.

Drama terjadi pada menit ke-70. Pemain Madura United sempat dianggap melakukan hands ball di kotak penalti saat terjadi kemelut, namun wasit tidak menggubris. Bola kemudian mengalir ke depan dan dimanfaatkan tuan rumah untuk melancarkan serangan balik.

Junior Brandao sempat mendapat peluang, tetapi tembakannya kembali digagalkan Hauptmeijer. Situasi berubah setelah wasit menerima panggilan dari VAR.

Winger Bali United, Irfan Jaya, justru dinilai melakukan hands ball dalam proses serangan balik tersebut. Setelah meninjau VAR, wasit akhirnya memberikan penalti untuk Madura United.

Junior Brandao yang kembali maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan kedua. Ia sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Di sisa waktu, Bali United mencoba memperkecil ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Johnny Jansen bahkan mengambil risiko dengan mengganti Kadek Arel dan memasukkan striker Jens Raven.

Namun, upaya tersebut tak membuahkan hasil. Selain solidnya lini pertahanan, kiper Madura United Dicky Indriyana tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting.

Madura United juga sempat memiliki peluang menambah gol ketiga. Beruntung bagi Bali United, peluang tersebut tidak berbuah gol. Hingga peluit panjang, Serdadu Tridatu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2.




(dpw/dpw)










Hide Ads