Arsenal dipaksa menelan pil pahit di kandang sendiri setelah takluk dari Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris. Kekalahan ini mempertegas sinyal bahaya bagi tim asuhan Mikel Arteta yang tengah kehilangan konsistensi.
Bermain di Stadion Emirates, London, Sabtu (11/4/2026) malam WIB, Arsenal tumbang 1-2. Gawang tuan rumah dibobol Eli Junior Kroupi dan Alex Scott, sementara Arsenal hanya mampu membalas lewat penalti Viktor Gyokeres.
Hasil ini memperpanjang tren negatif Arsenal di tengah jadwal padat selepas jeda internasional. Meriam London tercatat sudah melakoni tiga laga di kompetisi berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Arsenal lebih dulu kalah 1-2 dari Southampton di ajang Piala FA. Di antara dua kekalahan itu, Arsenal hanya mampu meraih satu kemenangan tipis 1-0 atas Sporting Lisbon di Liga Champions.
Arsenal sejatinya tengah memburu dua trofi musim ini. Namun, dua kekalahan dalam tiga laga terakhir menjadi alarm serius bagi klub London Utara tersebut.
Eks pemain Tottenham Hotspur, Andy Reid, menilai Arsenal sedang berada dalam periode sulit. Ia menyoroti tumpulnya serangan terbuka The Gunners.
"Sorakan cemoohan membahana di seantero stadion saat peluit panjang dibunyikan. Para penggemar tampak kecewa dan berbondong-bondong meninggalkan stadion," ujar Andy Reid.
"Peluang-peluang yang diciptakan Arsenal hanya lahir dari umpan-umpan ke dalam kotak penalti, situasi bola mati, serta bola pantulan. Ini menjadi masa-masa yang mengkhawatirkan setelah melihat performa tersebut. Bournemouth patut mendapat apresiasi; mereka tampil sangat luar biasa hari ini," pungkasnya.
(dpw/dpw)










































