Ten Hag Kecewa Usai Ditekuk Brighton, MU Tak Segarang Pramusim?

Tim detikSport - detikBali
Senin, 08 Agu 2022 10:15 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - AUGUST 07: Erik ten Haag, Manager of Manchester United reacts as Cristiano Ronaldo of Manchester United is substituted on for Fred during the Premier League match between Manchester United and Brighton & Hove Albion at Old Trafford on August 07, 2022 in Manchester, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Erik ten Hag - Manajer Manchester United Erik ten Hag kecewa atas kekalahan timnya saat menjamu Brighton dengan skor 1-2. MU tak segarang ketika laga pramusim? (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Bali -

Manajer Manchester United Erik ten Hag kecewa atas kekalahan timnya saat menjamu Brighton di Old Trafford pada Minggu (7/8/2022) malam WIB. MU menyerah kalah dari Brighton dengan skor 1-2 setelah membuat banyak kesalahan yang berbuah gol bagi lawan. Muncul penilaian bahwa penampilan MU di laga resmi Liga Inggris 2022/2023 tak segarang ketika mereka bermain di laga pramusim.

"Pertama-tama, saya kecewa, sudah pasti," ungkap dia kepada BBC seperti dikutip detikSport.

Ten Hag langsung melakukan evaluasi. Ia mengakui timnya tampil buruk. Dua gol Pascal Gross yang menjadi penentu kemenangan Brighton seharusnya bisa dihindari oleh pemain MU. Ten Hag menyadari organisasi timnya buruk!


"Kami harus mengambil banyak pelajaran. Kami seharusnya bisa lebih baik saat menguasai bola, kami membuat terlalu banyak kesalahan yang mudah. Juga organisasinya buruk, gol-gol yang seharusnya tidak terlahir," sambung Ten Hag.

Terlepas dari itu, secara keseluruhan MU sebenarnya mendominasi permainan saat menghadapi Brighton. Mereka unggul 63 persen penguasaan bola dengan 17 percobaan (5 on target).

Tapi, dalam sepakbola, penguasaan bola tak begitu penting jika hasil akhirnya menuai kekalahan. Sebaliknya, Brighton yang semula tidak begitu diunggulkan justru bermain lebih efisien dan keluar sebagai pemenang.

Ten Hag mengakui Brighton bermain bagus. Namun, ia menyebut gol Brighton terlalu mudah untuk mereka dapatkan.

"Brighton itu sebuah tim bagus, tapi saya melihat kepada tim saya dan kami seharusnya melakukan banyak hal dengan lebih baik dan saya pikir tidak perlu kami memberikan dua gol mudah," imbuh Ten Hag.

Kelalahan ini juga menjadi pukulan bagi Erik ten Hag. Sebab, saat pramusim, ia mengakusenang dengan perkembangan Manchester United. Manajer asal Belanda itu memastikan skuadnya siap memulai kompetisi.

"Secara keseluruhan, tentu saja (puas). Saya kira kami menjalani pramusim yang bagus. Kami membuat kemajuan. Kami siap untuk musim baru," kata Erik ten Hag setelah menuntaskan laga pramusim beberapa waktu lalu.

Pascal Gross, Mimpi Buruk Manchaster United

Sosok Pascal Gross menjadi mimpi buruk bagi Manchaster United saat menghadapi Brighton. Pascal Gross sukses mencetak brace dengan membobol gawang David De Gea di menit ke-30 dan 39.

Dua gol penting Pascal Gross itu membawa Brighton unggul atas tuan rumah MU dengan skor akhir 1-2. Itu sekaligus jadi sejarah bagi Brighaton karena baru pertama kali menang melawan Setan Merah di Old Trafford.

Di sisi lain, Pascal Gross memang sudah sangat 'lapar' untuk membobol gawang MU. Berdasarkan catatan Opta, ia bahkan sudah mencetak total enam gol ke gawang Manchester United di Premier League. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih banyak dari yang pernah ia ciptakan ke gawang tim lain.

Tak hanya itu, hasil pertadingan tadi malam juga menunjukkan ketiga kalinya Pascal Gross menjadi penentu kemenangan Brighton atas MU. Hal yang sama pernah dilakukan gelandang asal Jerman itu pada Mei 2018 dan Agustus 2018.

"Saya tidak tahu. Saya juga mau mencetak gol lebih banyak melawan tim lain, tapi selalu melawan Manchester United," ujar Pascal Gross kepada Sky Sports soal rekornya melawan MU.



Simak Video "Elon Musk Umumkan Beli Manchester United!"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)