Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Kota Mataram menurun hingga 1 persen lebih pada 2026. Sebanyak 4.698 warga Mataram disebut telah terlepas dari jerat kemiskinan.
Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Mataram pada 2025 tercatat sebanyak 39.816 jiwa. Sedangkan, tahun ini menurun menjadi 35.118 jiwa.
"Kalau itu keluar dari BPS dan disampaikan bahwa penurunannya turun, artinya kan sudah on the track," kata Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).
"Tinggal kami lanjutkan lagi penguatan-penguatan terhadap variabel-variabel yang selama ini kita intervensi untuk penanganan itu," sambungnya.
Mohan mengungkapkan keberhasilan menekan angka kemiskinan ini tidak lepas dari kontribusi banyak sektor yang bergerak secara bersama-sama. Mulai dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga program aspiratif dari anggota DPR RI perwakilan NTB.
"Banyak sektor yang berkontribusi. Termasuk dukungan dari pemerintah pusat. Kerja kolektif ini kemudian menghasilkan angka kemiskinan yang berkurang," tuturnya.
Simak Video "Video: Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun di Rentang 6,0-6,5 Persen"
(iws/iws)