detikBali

Warga Blokir Jalan Depan Kantor Camat Woha Bima gegara Arisan Bodong

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warga Blokir Jalan Depan Kantor Camat Woha Bima gegara Arisan Bodong


Rafiin - detikBali

Warga menutup jalan dan membakar ban bekas di depan kantor Camat Woha, Kabupaten Bima, NTB, pada Senin (26/10/2026)
Warga menutup jalan dan membakar ban bekas di depan kantor Camat Woha, Kabupaten Bima, NTB, pada Senin (26/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Bima -

Aksi pemblokiran jalan kembali terjadi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, warga menutup akses jalan di depan Kantor Camat Woha pada Senin (26/10/2026) sore karena kesal terhadap dugaan kasus penipuan arisan bodong yang belum diproses.

Dalam video yang beredar, warga memblokade jalan menggunakan balok kayu dan bambu. Mereka juga membakar ban bekas di tengah jalan. Akibatnya, kendaraan yang melintas terpaksa memutar balik.

Selain orang dewasa, sejumlah anak-anak terlihat menyaksikan aksi penutupan jalan di depan Kantor Camat Woha tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usut punya usut, aksi itu dipicu kekesalan sejumlah ibu-ibu yang mengaku menjadi korban arisan bodong. Terduga pelaku berinisial RJ diduga membawa kabur uang arisan hingga miliaran rupiah. Namun, kasus tersebut disebut belum diproses meski telah dilaporkan ke polisi.

ADVERTISEMENT

"Sudah dua sampai tiga minggu kami laporkan kasus penipuan arisan ke polisi, tapi hingga kini direspon," ucap Wulandari, warga Kecamatan Woha yang mengaku menjadi korban penipuan.

Wulandari mengungkapkan ada puluhan orang yang menjadi korban penipuan dengan modus arisan tersebut. Mayoritas korban merupakan ibu rumah tangga. Mereka menuntut dan mendesak polisi agar mengamankan perempuan bernama Ros Johan yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Saat kami tagih, penipu ini selalu menghindar. Korbannya banyak puluhan orang dan nilai uangnya mencapai angka miliaran," tandasnya.

Tak lama setelah aksi berlangsung, aparat kepolisian dan TNI turun ke lokasi untuk membubarkan massa. Petugas juga membuka paksa akses jalan yang diblokade warga.

Kapolsek Woha, Iptu Ruslan, membenarkan adanya aksi penutupan jalan di depan Kantor Camat Woha. Menurutnya, aksi tersebut berlangsung singkat dan akses jalan kini sudah kembali dibuka sehingga kendaraan dapat melintas.

"Sudah normal kembali," katanya.

Terkait tuntutan warga, Ruslan enggan memberikan komentar. Pasalnya, berdasarkan informasi yang diperolehnya, persoalan tersebut telah dilaporkan dan ditangani Polres Bima.

"Katanya sudah dilaporkan ke Polres Bima," pungkasnya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads