detikBali
Round Up

Perut Buaya yang Terkam Selviana Dibelah, Kaki Dimutilasi

Terpopuler Koleksi Pilihan
Round Up

Perut Buaya yang Terkam Selviana Dibelah, Kaki Dimutilasi


Tim detikBali - detikBali

Warga menyembelih buaya usai terkam seorang perempuan di Sungai Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, NTT, Sabtu (24/10/2026).
Foto: Warga menyembelih buaya usai terkam seorang perempuan di Sungai Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, NTT, Sabtu (24/10/2026). (Dok. Istimewa)
Kupang -

Buaya yang menerkam seorang perempuan, Selviana Ambu Kaka (24), berhasil ditangkap setelah kejadian di Sungai Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya (SBD). Warga lantas menyembelih buaya, membelah perut, lalu memotong kakinya. Diketahui, Selviana diterkam buaya saat mandi di sungai itu pada Jumat (23/10/2026). Jasadnya baru ditemukan keesokan paginya, Sabtu (24/10/2026).

"Benar. Setelah ditangkap, bagian perutnya sempat dibelah untuk memastikan apakah korban ditelan atau tidak," ujar Sidiq kepada detikBali, Minggu (25/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan video berdurasi 3 menit 29 detik yang viral di media sosial, sejumlah pria tampak mengerumuni buaya berukuran besar itu dalam posisi telentang.

Bangkai Buaya Dikubur

ADVERTISEMENT

Warga kemudian menguliti buaya tersebut dan memotong kaki depan serta membelah perutnya menggunakan parang. Proses penyembelihan itu menjadi tontonan banyak warga yang berkerumun di lokasi.

Setelah disembelih, sisa potongan daging buaya tersebut langsung dikubur warga di pinggir Sungai Bondo Kodi.

"Badan buaya sudah dikubur di sekitar kali," pungkas Sidiq.

Bupati Ingkatkan Tak Beraktivitas di Habitat Buaya

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas di sekitar lokasi yang menjadi habitat buaya. Hal itu menyusul insiden seorang perempuan bernama Selviana Ambu Kaka (24) yang tewas diterkam buaya saat sedang mandi di Sungai Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, SBD, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Saya sudah sering ingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di lokasi yang merupakan habibat buaya," ujar Ratu Wulla saat dihubungi detikBali, Senin (26/10/2026).

Ratu Wulla menjelaskan sejumlah wilayah di SBD seperti Sungai Bondo Kodi hingga Pantai Pero merupakan habitat utama buaya. Menurutnya, warga SBD sudah mengetahui lokasi-lokasi yang menjadi habitat buaya tersebut.

"Mereka sudah tahu, bahkan sejak dahulu itu sudah ada cerita-cerita terkait keberadaan buaya," jelas Ratu Wulla.

Ratu Wulla menilai masyarakat kerap mengabaikan hal tersebut. Bahkan, masih ada warga yang tetap beraktivitas untuk mandi, mencuci pakaian, hingga memberi minum ternak di lokasi habitat buaya.

"Di situ terkadang mereka lupa dan akhirnya adanya kejadian ada yang diterkam begitu. Pada prinsipnya mereka tahu ada buayanya di situ," pungkas Ratu Wulla.

Sebelumnya, Selviana Ambu Kaka tewas akibat diterkam buaya saat mandi di Sungai Bondo Kodi. Selviana bersama calon suaminya, Fabianus Dowa, dan iparnya, Imelda Dowa, awalnya ke Sungai Bondo Kodi untuk mencuci pakaian sekitar 16.30 Wita.

Selviana, Fabianus, dan Imelda selesai mencuci pakaian sekitar pukul 19.30 Wita. Setelah itu, Selviana bersama Fabianus langsung mandi di lokasi. Namun, tiba-tiba Selviana diterkam buaya. Kejadian itu disaksikan langsung oleh calon suami dan ipar Selviana.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi dan pemerintah setempat. Tak berselang lama, polisi bersama warga berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk mencari Selviana. Jasad perempuan itu akhirnya ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita pada Sabtu (24/10).

(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads