detikBali

Warga Blokir Jalan Perbatasan Desa di Bima hingga Lalin Lumpuh

Terpopuler Koleksi Pilihan

Warga Blokir Jalan Perbatasan Desa di Bima hingga Lalin Lumpuh


Rafiin - detikBali

Truk menurunkan muatan batu besar untuk memblokade jalan di perbatasan Desa Diha dan Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, NTB, Jumat (23/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Truk menurunkan muatan batu besar untuk memblokade jalan di perbatasan Desa Diha dan Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, NTB, Jumat (23/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Bima -

Aksi blokade jalan raya kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, warga memblokir ruas jalan lintas Tente-Langgudu, tepatnya di perbatasan Desa Diha dan Ncera, Kecamatan Belo.

Mereka memblokir jalan dengan material batu berukuran besar. Berdasarkan video yang beredar, sebuah truk mengangkut batu menurunkan muatannya di tengah badan jalan dan disaksikan langsung oleh warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar, aksi sebelum Jumatan tadi pagi," ucap seorang warga Mahmud (40) dikonfirmasi detikBali, Jumat (23/10/2026).

Aksi penutupan jalan itu membuat arus lalu lintas lumpuh. Bahkan, tumpukan batu yang berada di tengah jalan sempat membuat akses terputus total dan tidak bisa dilalui kendaraan.

ADVERTISEMENT

Mahmud menerangkan aksi blokade jalan itu dilakukan warga sebagai bentuk protes terkait penanganan kasus meninggalnya seorang warga pada Agustus 2026. Warga menilai Polsek Belo lamban menangani kasus tersebut.

"Warga memprotes Polsek Belo lamban tangani kasus meninggal seorang warga," ujarnya.

Warga menuntut agar aparat Polsek Belo mengumumkan secara terbuka penyelidikan kasus itu. Termasuk mengenai hasil autopsi jasad korban.

"Menuntut ada kepastian hukum. Karena jasad korban sudah pernah diautopsi," kata Mahmud.

Kapolsek Belo, Iptu Ghufron Subeki, belum merespons saat dikonfirmasi dikonfirmasi detikBali mengenai tuntutan warga tersebut. Sementara itu, jalan yang sempat diblokir warga sudah kembali dibuka.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads