10 Hari Pencarian Jessica Tak Ditemukan, Operasi SAR di TN Komodo Ditutup

Ambrosius Ardin - detikBali
Kamis, 22 Okt 2026 20:22 WIB
Foto: Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian hari korban kapal pinisi Feronia tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo, Kamis (22/10/3026). (Dok. Basarnas Maumere)
Manggarai Barat -

Tim SAR gabungan tak menemukan Veronica Beatrix Jessica (23), korban kapal pinisi Feronia tenggelam di perairan Taman Nasional (TN_ Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga hari ke-10 atau hari ketiga perpanjangan pencarian korban, Kamis (22/10/2026). Kapal yang tenggelam juga tak ditemukan. Operasi SAR pencarian Jessica resmi ditutup.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan operasi SAR ditutup karena tak ada tanda-tanda korban ditemukan hingga hari ke-10 pencarian.

"Dengan tidak ditemukannya tanda-tanda (korban ditemukan) pelaksanaan operasi sampai dengan hari ke-10 kita nyatakan ditutup," kata Fathur Rahman, di posko SAR gabungan, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Kamis malam.

Penutupan operasi SAR itu diputuskan dalam evaluasi operasi tim SAR gabungan. Rapat evaluasi ini dihadiri unsur-unsur tim SAR gabungan.

Fathur mengatakan operasi SAR kembali dibuka di kemudian hari jika ada tanda-tanda korban ditemukan. "Tetap kita akan melaksanakan pemantauan maupun pencarian yang dilaksanakan secara mandiri. Kalau memang adanya korban ataupun adanya kapal yang mengalami kecelakaan tersebut, operasi SAR kita akan kembali buka," jelas Fathur.

Jessica adalah korban pinisi Feronia tenggelam di Batu Bolong, Taman Nasional Komodo, Selasa (13/10/2026). Dia diduga terjebak dalam toilet saat kapal tenggelam diterjang arus kuat.

Perempuan asal Jakarta tersebut merupakan seorang dive master (dive master). Jessica menjadi instruktur aktivitas penyelaman puluhan wisatawan di kapal yang tenggelam tersebut. Dia bekerja di perusahaan penyelaman bernama Dive Tribe di Labuan Bajo.

Jessica bekerja di Labuan Bajo sejak sekitar lima tahun lalu. Namun, baru sebulan lebih dia bekerja di Dive Tribe. Sebelumnya, dia bekerja di sebuah perusahaan kapal pinisi di Labuan Bajo.

Pencarian Jessica awalnya direncanakan tujuh hari. Pencarian diperpanjang tiga hari setelah ada permintaan dari keluarga.

Selama 10 hari pencarian, tim SAR mengerahkan hingga lebih dari 200 personel, termasuk penyelam. Peralatan canggih juga dikerahkan seperti drone thermal drone bawah air hingga beam sonar.

Belasan kapal juga dikerahkan untuk mencari Jessica. Termasuk kapal perang TNI KRI Pulau Fani-731 yang bergabung dalam operasi SAR selama enam hari terakhir. Kapal perang pemburu ranjau buatan Jerman itu dilengkapi sonar yang bisa memindai objek bawah laut hingga kedalaman 300 meter.



Simak Video "Video KPK Temukan Tambang Emas Ilegal di Zona Penyangga TN Komodo"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork