Polisi mengungkap dugaan penyebab kematian Petrus Jadur (59), pria yang ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di sebuah kebun di Kampung Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban diduga terjatuh hingga wajahnya terbentur batu sebelum tubuhnya terpapar api.
"Dugaan sementara bahwa korban mengalami kondisi tertentu yang menyebabkan korban terjatuh. Wajah korban diduga terbentur batu, kemudian tubuhnya terpapar api sehingga mengalami luka bakar," terang Kasatreskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, Kamis (22/10/2026) pagi.
Petrus ditemukan warga dalam posisi tengkurap di kebun yang terbakar pada Rabu (21/10/2026) sore. Saat ditemukan, sebagian besar api sudah dipadamkan. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter, korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh, mulai dari wajah, dada, kedua lengan bawah, daerah kelamin, hingga kedua tungkai.
"Terdapat luka bakar pada bagian wajah, dada, kedua lengan bawah, daerah kelamin, serta kedua tungkai korban," kata Zacky.
Selain luka bakar, dokter juga menemukan luka disertai perdarahan aktif pada hidung korban. Tulang hidung Petrus tampak mengalami perubahan bentuk dan tidak simetris, yang diduga akibat benturan.
"Terdapat luka disertai perdarahan aktif pada bagian hidung," imbuh Zacky.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian Petrus. Luka bakar pada tubuh korban diduga terjadi akibat paparan api.
Simak Video "Video Kemenkes: 105 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT, 185 Ribu Jiwa Mengungsi"
(dpw/dpw)