detikBali

Dapat Insentif Rp 1 Miliar, Disdik Mataram Fokus Perbaiki Toilet Sekolah

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dapat Insentif Rp 1 Miliar, Disdik Mataram Fokus Perbaiki Toilet Sekolah


Sui Suadnyana, Nathea Citra - detikBali

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Yusuf, saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026)
Foto: Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Yusuf, saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026). (Nathea Citra)
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram mendapatkan insentif Rp 10,5 miliar dari empat penghargaan berbeda di tingkat nasional. Sebanyak Rp 1 miliar di antaranya diberikan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Mataram.

Kepala Disdik Mataram, Yusuf, mengungkapkan insentif sebesar Rp 1 miliar itu akan diprioritaskan untuk memperbaiki fasilitas sanitasi, khususnya toilet sekolah yang mengalami kerusakan berat. Menurut Yusuf, perbaikan fasilitas sanitasi ini sesuai arahan Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana.

"Sesuai dengan instruksi dari Pak Wali Kota, harus dimanfaatkan untuk memperbaiki sanitasi. WC dan toilet yang rusak. Yang skala prioritas dahulu yang kami perbaiki," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbaikan sarana sanitasi akan menyasar tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Pengerjaannya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, yakni mulai dari pembangunan toilet baru hingga rehabilitasi fasilitas sanitasi yang sudah ada.

"Kami akan lihat dahulu analisis rasio-rasio siswanya dengan jumlah toiletnya. Ini juga menjadi prioritasnya. Kalau rasionya memang kurang, ya dibangunkan. Tetapi, kalau dia pas-pasan, ya direhab," ungkap Yusuf.

Berdasarkan perhitungan Disdik Mataram, program perbaikan sarana sanitasi diperkirakan akan menjangkau sekitar 10 hingga belasan sekolah, mulai dari SD maupun SMP. Lembaga pendidikan yang masuk prioritas adalah sekolah-sekolah yang sarana sanitasinya dinilai paling minim dan mendesak untuk segera diperbaiki.

ADVERTISEMENT



Seperti diketahui, Pemkot Mataram mendapatkan insentif sebesar Rp 10,5 miliar dari pemerintah pusat karena berhasil meraih sejumlah penghargaan. Insentif itu akan dipergunakan untuk sejumlah pos.

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menuturkan penggunaan insentif sebesar Rp 10,5 miliar tersebut telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).



"Total alokasi yang kami terima Rp 10,5 miliar. Nantinya (alokasi) itu akan mendukung sektor-sektor prioritas, sesuai dengan kategori penghargaan yang diraih kota," kata Mohan.

Mohan memerinci, insentif senilai Rp 10,5 miliar ini nantinya diperuntukkan untuk pengolahan sampah dan lingkungan sebesar Rp 2 miliar, kategori program Rp 3 juta, rumah sebesar Rp 6 miliar, layanan Kesehatan Rp 1,5 miliar, dan kategori Pendidikan sebesar Rp 1 miliar.



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads