detikBali

Pemprov NTB Cabut Pergub Batas Tarif Akomodasi Jelang MotoGP Mandalika 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemprov NTB Cabut Pergub Batas Tarif Akomodasi Jelang MotoGP Mandalika 2026


Ahmad Viqi - detikBali

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) memberi keterangan seusai rapat koordinasi persiapan MotoGP Mandalika di Mataram, Senin (14/9/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (dua dari kiri) memberi keterangan seusai rapat koordinasi persiapan MotoGP Mandalika di Mataram, Senin (14/9/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 9 Tahun 2022 menjelang ajang MotoGP Mandalika 2026. Pergub tersebut selama ini mengatur batas atas tarif hotel dan akomodasi saat ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

"Pergub itu memang sudah kami evaluasi bersama dengan pelaku pariwisata juga dan kami sampai pada kesimpulan tidak diperlukan lagi Pergub itu," ujar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal seusai memimpin rapat koordinasi (rakor) persiapan MotoGP Mandalika di Mataram, Senin (14/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iqbal menuturkan aturan yang diterbitkan saat era Gubernur NTB Zulkieflimansyah itu mulanya dirancang sebagai ruang kontrol bagi penyedia akomodasi dalam menyesuaikan harga di tengah minimnya event skala besar di Mandalika. Menurutnya, aturan itu tak dibutuhkan lagi karena kini sudah banyak event yang digelar di Mandalika.

"Karena pada saat itu kan hanya sekali event satu tahun. Sekarang sudah tiap minggu ada event di Mandalika. Tingkat hunian di Mandalika itu sudah tinggi sekali rata-rata per tahunnya," ujar Iqbal.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Iqbal mengakui okupansi hotel di NTB tidak merata. Ia mencontohkan tingkat hunian hotel di Mataram yang turun saat okupansi hotel di kawasan Mandalika, Lombok Tengah, meningkat.

"Di Mataram memang turun, tapi di resor-resor di Mandalika sangat tinggi," kata Iqbal.

Pemprov NTB, dia berujar, kini menyerahkan sepenuhnya kepada pengelola akomodasi dalam menentukan harga kamar selama rangkaian MotoGP Mandalika. Menurut Iqbal, persoalan yang perlu diatur lebih detail adalah terkait penjualan kamar hotel hingga tiket MotoGP Mandalika oleh pihak ketiga.

"Bukan langsung hotel yang menjual, tapi pihak ketiga. Ini yang belum kami atur bersama nanti," imbuh Iqbal.

Matangkan Persiapan

Iqbal menjelaskan berbagai persiapan menjelang MotoGP Mandalika 2026 terus dimatangkan. Ajang balap dunia tersebut akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026.

"Persiapan terus mengalami kemajuan dan hanya beberapa isu-isu yang minor yang masih menjadi perhatian kami. Kami harapkan bisa selesai dalam sisa waktu 25 hari ke depan," kata Iqbal.

Iqbal optimistis kualitas pelaksanaan ajang MotoGP Mandalika tahun ini akan semakin meningkat. Menurutnya, masyarakat lokal juga turut dilibatkan dalam event tersebut.

"Harapan kami MotoGP 2026 kali ini bisa menjadi MotoGP yang lebih baik dari yang sebelumnya. Ini tercermin juga nanti pelibatan masyarakat dalam volunteer 100 persen orang lokal, marshall juga 100 persen dari lokal," pungkasnya.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads