Puluhan siswa di sejumlah sekolah di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga mengalami keracunan makan bergizi gratis (MBG), pada Jumat (11/9/2026) siang. Akibatnya, mereka harus dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk dirawat.
Berdasarkan informasi yang diterima, menu MBG yang menyebabkan keracunan ini berasal dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lendang Tampel Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Para korban dikabarkan mengalami sejumlah keluhan, seperti muntah-muntah dan pusing.
Kepala Regional (Kareg) Bdana Gizi Nasional (BGN) NTB, Eko Prasetyo membenarkan informasi keracunan sejumlah siswa tersebut. Ia mengatakan, hingga saat ini para korban masih didata jumlah pastinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Betul, sedang menunggu update dan monitoring di lapangan," kata Eko kepada detikBali, Jumat siang.
Ia menjelaskan, kejadian itu sudah dilaporkan ke BGN pusat untuk ditindaklanjuti. Di sisi lain, pihaknya yang berada di Lombok Tengah hingga kini masih melakukan validasi dan investigasi untuk mengungkap penyebab keracunan.
"Laporan awal sudah kami teruskan ke pimpinan pusat. Rekan-rekan di wilayah sedang validasi dan pendataan," tegasnya.