Tulang Manusia yang Ditemukan di Lingsar Diperkirakan Berusia 20-30 Tahun

Abdurrasyid Efendi - detikBali
Rabu, 09 Sep 2026 16:15 WIB
Petugas menemukan tulang diduga kerangka manusia dan pakaian proyek di Lombok Barat, NTB, Kamis (3/9/2026). (Foto: Dok. Polresta Mataram)
Lombok Barat -

Tulang manusia ditemukan di hutan lindung Bukit Argapura, Dusun Batu Rimba, Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tulang tersebut diduga milik individu berusia 20 hingga 30 tahun.

Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti mengatakan dugaan usia pemilik tulang itu berdasarkan penelitian yang dilakukan bersama tim Dokpol Polda NTB.

"Dari pemeriksaan awal, perkiraan usia individu berada pada rentang 20 sampai 30 tahun," ucap Wiwin, Rabu (9/9/2026).

Tulang kerangka manusia itu ditemukan pada Rabu (2/9/2026). Tulang tersebut pertama kali ditemukan tiga warga yang sedang mencari mata air.

"Mereka menemukan sejumlah tulang yang diduga bagian tubuh manusia, termasuk tengkorak dan tulang kaki. Ketiga warga itu langsung mengamankan tulang yang ditemukan dan melaporkannya kepada pemerintah desa untuk ditindaklanjuti," tuturnya.

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan sebanyak 14 potong tulang. Selain tulang, petugas menemukan pakaian APD (alat pelindung diri) lengkap pekerja proyek berwarna merah dan dompet berwarna pink bertuliskan Semar Nusantara.

Dompet tersebut berisi uang kertas dan logam dengan kondisi sudah rusak. Ada juga bungkus rokok GMJ dan tiga korek api. Namun, tidak ditemukan tanda pengenal identitas.

"Barang-barang yang ditemukan bersama tulang sudah kami amankan. Selanjutnya tulang dan barang temuan dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Identitas pemilik tulang tersebut hingga kini belum diketahui. Tulang itu saat ini telah dikubur. Namun, sebelum dikubur, polisi mengambil sampel tulang untuk keperluan tes DNA.

"Tes DNA ini sebagai upaya mengungkap identitas korban. Kami masih menunggu hasil tes DNA," katanya.

Dikatakan, dari kondisi tulang yang ditemukan, ia menduga korban telah meninggal cukup lama. Perkiraan awal lebih dari satu tahun. Namun, kepastian identitas dan penyebab kematian masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Identitas maupun penyebab kematian belum bisa dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan," katanya.



Simak Video "Menelusuri Keindahan Desa Penyaring dan Bukit Gersang di Sumbawa "

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork