detikBali

Temuan Tengkorak Kakek di Manggarai Timur Dikenali dari Kalung Rosario

Terpopuler Koleksi Pilihan

Temuan Tengkorak Kakek di Manggarai Timur Dikenali dari Kalung Rosario


Sui Suadnyana, Ambrosius Ardin - detikBali

Kakek bernama Donatus Tahuk (71) ditemukan tinggal tengkorak, Minggu (2/8/2026).
Foto: Kakek bernama Donatus Tahuk (71) ditemukan tinggal tengkorak, Minggu (2/8/2026). (Dok. Polres Manggarai Timur)
Manggarai Timur -

Temuan tengkorak kakek bernama Donatus Tahuk (71) di anak Kali Wae Wodong, Desa Benteng Raja, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dapat dikenali lewat kalung rosario. Tengkorak kakek itu ditemukan pada Minggu (2/8/2026) sore setelah dilaporkan hilang tiga bulan lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri, mengatakan tenaga kesehatan tak bisa mengidentifikasi pemilik tengkorak itu, kecuali dilakukan tes Deoxyribonucleic Acid (DNA). Namun, keluarga mengidentifikasi itu tengkorak Donatus Tahuk (71) melalui kalung rosario.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Meskipun hasil pemeriksaan medis belum dapat memastikan secara pasti dan disarankan pemeriksaan lanjut berupa tes DNA, namun keluarga dan kerabat dekat menyatakan keyakinan penuh bahwa jenazah tersebut adalah saudara Donatus Tahuk," kata Zacky, Senin (3/8/2026).

"Ditemukan kalung rosario yang dikenakan pada jenazah yang merupakan barang yang biasa dipakai korban saat meninggalkan rumah sebelum dinyatakan hilang," imbuh Zacky.

ADVERTISEMENT

Kalung rosario pada tengkorak itu terbuat dari untaian manik-manik yang dilengkapi salib di ujungnya. Kalung rosario biasa digunakan umat Katolik sebagai alat bantu menghitung doa dan merenungkan peristiwa keselamatan.

Selain melalui kalung rosario, keluarga juga dapat mengidentifikasi melalui ukuran rangka tulang. Menurut Zacky, keluarga meyakini lewat postur tubuh yang terlihat menggambarkan ciri fisik Donatus, yakni ukuran tangan yang relatif kecil dan pendek.

Keluarga juga meyakini itu adalah tengkorak Donatus karena lokasi penemuannya relatif dekat dari rumah. "Lokasi TKP berada di wilayah antardesa yang berdekatan dan hingga saat ini tidak ada laporan orang hilang dari desa-desa sekitar," ujar Zacky.

Donatus berasal dari Kampung Tanjung, Desa Benteng Riwu, Kecamatan Borong. Dia dilaporkan hilang pada 29 April 2026. Lokasi penemuan tengkorak Donatus berjarak sekitar tujuh kilometer dari rumahnya.

"Korban ditemukan dalam kondisi tidur telentang di dalam anak sungai dengan tubuh korban sebagian besar sudah busuk dan terurai menyisakan tulang belulang," ujar Zacky.

Tengkorak Donatus ditemukan pertama kali oleh dua warga yang mencari ikan di hulu kali Wae Wodong. Mereka melaporkan temuan tengkorak itu ke keluarga korban dan selanjutnya dilaporkan ke polisi. Rangka tulang Donatus akhirnya dievakuasi ke rumah duka tadi malam sekitar pukul 23.20 Wita oleh keluarga dan aparat kepolisian.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads