PGA Jelaskan Hujan Pasir Hitam Dampak Erupsi Ile Lewotolok

Yurgo Purab - detikBali
Selasa, 08 Sep 2026 13:20 WIB
Foto: Kades Amakaka, Ambrosius Boyang, Selasa (8/9/2026). (Dok. Kades Amakaka, Ambrosius Boyang)
Flores Timur -

Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, mengeluarkan abu vulkanik bercampur pasir hitam yang menghujani desa-desa di lereng gunung. Abu tersebut memenuhi jalan raya, tetumbuhan, dan pemukiman warga.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Yeremias Kristanto, menjelaskan abu vulkanik memang bisa berupa pasir yang dijatuhkan ke udara karena erupsi gunung.

"Abu dan pasir keduanya termasuk material piroklastik yang merupakan material hasil erupsi atau letusan Gunung Ile Lewotolok yang terlontar ke udara dan kemudian jatuh," ujar Jeremias saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (8/9/2026).

Kepala Desa Amakaka, Ambrosius Boyang, menunjukkan kepada detikBali abu vulkanik berwarna hitam yang mengendap di jalan akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok itu.

"Hitam sekali pasir turun macam hujan. Kami mandi debu setiap hari," ujar singkat.

Untuk diketahui, 11 desa di Kecamatan Ile Ape, Lembata, terpapar hujan abu vulkanik Gunung Ile Lewotolok, Selasa.

"Informasi hingga pagi masih tetap seperti kemarin dan desa terdampak ada 11 desa. 11 Desa tersebut yakni Desa Napasabok, Desa Bunga Muda, Desa Lamawara, Desa Amakaka, Desa Tanjung Batu, Desa Waowala, Desa Beutaran, Desa Tagawiti, Desa Dulitukan, Desa Palilolon dan Desa Kolipadan," kata Camat Ile Ape, Laurens Manuk.

Laurens mengatakan intensitas erupsi Gunung Ile Lewotolok yang semakin tinggi dengan arah angin timur tenggara ke barat laut menyebabkan debu letusan sangat masif dan turun terus ke permukiman.

"Tanaman sudah mulai terganggu, masyarakat mata sakit, badan gatal. Kami sudah komunikasi dengan BPBD Kabupaten Lembata memastikan stok masker ada di gudang untuk distribusi kan ke masyarakat," tandasnya.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, menerangkan erupsi terjadi pada pukul 06.35 Wita, Selasa dengan tinggi kolom abu 800 meter di atas puncak.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter (mm) dan durasi kurang lebih 3 menit," kata Stanislaus dalam keterangan resmi, Selasa.



Simak Video "Video: Gunung Marapi Erupsi Siang Ini, Semburkan Abu Vulkanik Capai 800 Meter"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork