Penyaluran dana Program Desa Berdaya Tematik di Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah menembus angka Rp 16,5 miliar. Anggaran tersebut ditransfer langsung ke rekening 55 desa penerima manfaat. Masing-masing desa mengantongi Rp 300 juta.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (DPMPD-Dukcapil) NTB, Lalu Hamdi, mengungkapkan sebanyak 55 desa yang telah mengantongi anggaran sudah resmi mendapatkan Program Desa Berdaya Tematik. Sementara desa lain masih pemeriksaan administrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamdi menjelaskan ada 130 desa di NTB yang direkomendasikan mendapat Program Desa Berdaya Tematik. Sebanyak 130 desa yang telah mengantongi rekomendasi wajib melengkapi berkas pencairan. Sebanyak 73 desa di antaranya sudah melengkapi berkas dan menyerahkan proposal ke dinas.
"Dari 130 yang sudah rekom itu, 73 sudah menyerahkan berkas pencairannya dan itu kami sudah serahkan ke BAKD. Nah, yang sudah cair 55 (desa) sudah ditransfer," ujar Hamdi saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).
Menurut Hamdi, penggunaan dana ini juga bisa melibatkan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui skema penyertaan modal. Desa akan mendapatkan bagi hasil dari unit usaha yang dikelola oleh BUMDes.
"Bisa dikelola oleh BUMDes, tetapi tetap yang bertanggung jawab itu kepala desa. Siapa pun yang mengelola, tetap yang bertanggung jawab itu kepala desa," tegas Hamdi.
Hamdi mengungkapkan ada sekitar 45 dari 55 desa yang sudah dicairkan dananya mengikat kerja sama dengan BUMDes. Hamdi memastikan dinasnya akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi berkala terkait kerja sama ini. Sebab, adanya kekhawatiran mengenai kondisi BUMDes di tingkat bawah yang kerap tidak aktif dan usaha mandek.
"Nanti diperiksa. Pada intinya BUMDes itu bisa mendapatkan penyertaan modal oleh desa. Ada tim evaluasi di dinas-dinas, termasuk PMD nanti evaluasi. Evaluasinya ada bulanan," terang Hamdi.
Diketahui, Pemprov NTB mengalokasikan total anggaran Rp 128 miliar untuk Program Desa Berdaya Tematik pada 2026. Program unggulan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri ini menyasar 257 desa dengan suntikan dana Rp 300 juta per desa guna mendongkrak sektor pertanian, peternakan hingga pariwisata.