Terminal Bandara Frans Sales Lega di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Kerusakan sejak gempa pertama magnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu hingga gempa-gempa susulan berikutnya.
"Plafon runtuh dan tembok yang retak," kata Kepala Bandara Frans Sales Lega, Punto Widaksono, Sabtu (29/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasional penerbangan tetap berjalan normal tetapi penumpang menunggu di luar terminal. Punto mengatakan ruang tunggu di terminal bandara itu sebenarnya sudah bisa digunakan. Namun penumpang memilih menunggu di luar terminal karena alasan keselamatan.
"Karena masyarakat masih trauma dengan gempa," ujar Punto.
Ia mengatakan penumpang memilih menunggu di luar terminal sejak penerbangan pertama seusai gempa pertama. Selain inisiatif pribadi, jelas Punto, penumpang menunggu di luar terminal juga atas permintaan maskapai.
"Ini permintaan maskapai dan masyarakat, mereka menunggu di luar," ujar Punto.
Adapun proses check in tetap dilakukan dalam terminal. Penerbangan juga beroperasi normal. "Pelayanan check in di dalam terminal. Operasional (bandara) tetap normal berjalan," tandas Punto.
Ia mengatakan kerusakan terminal bandara itu belum diperbaiki. Perbaikan akan dilakukan setelah ada studi kelayakan pascagempa.
"Belum (diperbaiki), ada study kelayakan dulu pascagempa," tandas Punto.