Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana memimpin rapat koordinasi (rakor) pemulihan pariwisata Labuan Bajo pascabencana gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Widiyanti menyerap berbagai masukan dari asosiasi pariwisata di Labuan Bajo dalam rakor tersebut.
Rakor ini dilaksanakan di aula kantor bupati Manggarai Barat, Labuan Bajo, Jumat (28/8/2026). Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah asosiasi pariwisata di Labuan Bajo, seperti PHRI, Asita, Astindo, asosiasi wisata bahari, dan lainnya. Hadir pula Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Wakil Bupati Yulianus Weng, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Andhy MT Marpaung, dan sejumlah stakeholder lainnya.
"Hari ini kami bertemu langsung dengan pemerintah daerah, industri, asosiasi serta para pemangku kepentingan pariwisata untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan mereka pascabencana," kata Widiyanti seusai rakor.
Widiyanti berjanji akan mempertimbangkan berbagai masukan dari asosiasi pariwisata di Labuan Bajo. Menurut dia, pemulihan pariwisata di daerah tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas destinasi hingga sumber daya manusianya.
"Tadi kami sudah mendengar dan mencatat juga memberi arahan apa yang menjadi kebutuhan di lapangan dan apa yang perlu kita perbaiki bersama," jelas Widiyanti.
Simak Video "Video Basarnas: Total Korban Meninggal Gempa NTT Jadi 51 Orang"
(iws/iws)