detikBali

Menpar Siapkan Masterplan Rekonstruksi Rumah Adat Sade

Terpopuler Koleksi Pilihan

Menpar Siapkan Masterplan Rekonstruksi Rumah Adat Sade


Ahmad Viqi - detikBali

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memberi keterangan pers di Mataram, NTB, Kamis (27/8/2026).
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memberi keterangan pers di Mataram, NTB, Kamis (27/8/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Lombok Tengah -

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyiapkan masterplan rekonstruksi 75 rumah adat dan 69 art shop di Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yang ludes terbakar pada Sabtu malam (22/8/2026).

Masterplan tersebut disusun bersama Pemprov NTB dan ditargetkan menjadi pilot project bagi desa-desa adat lain di Indonesia yang rawan bencana atau kebakaran.

"Masterplan ini harus menjadi pilot projek untuk desa-desa adat lainnya yang rawan musibah, bagaimana teknologi yang ada sekarang bisa diterapkan sehingga ada infrastruktur keselamatan," kata Widiyanti seusai rapat pembahasan upaya rekonstruksi Desa Adat Sade di Poltekpar Lombok, Kamis malam (27/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Widiyanti mengatakan kebutuhan dasar warga terdampak, seperti pasokan makanan, saat ini telah terpenuhi. Pemerintah kini mulai mengarahkan penanganan pada pemulihan taraf hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat Sade.

ADVERTISEMENT

"Kami akan berfokus untuk jangka menengah dan jangka panjangnya. Bagaimana masyarakat Desa Sade ini bisa kembali aktif bekerja, ibu-ibu bisa mulai menenun kembali, dan anak-anak juga bisa bersekolah," ujar dia.

Widiyanti meminta Pemda membentuk tim kerja khusus untuk mendata jumlah pekerja dan warga terdampak. Penampungan donasi terpusat juga akan dibuat agar bantuan yang masuk dapat dikelola secara transparan dan terarah.

"Jadi itu intinya kita akan melakukan percepatan, dengan tujuan membangun kembali desa sade untuk lebih baik," tandasnya.

Widiyanti mengatakan pendanaan rekonstruksi akan melibatkan berbagai pihak. Selain pemda, pemerintah akan menggandeng pihak swasta, lembaga donor, hingga masyarakat umum melalui skema fundraising.

"Kami merasa pihatin, dan mudah-mudahan upaya dan kolaborasi setelah kita gotong royong, semua pihak ekosistem pariwisata, pemerintah pusat, daerah, dan juga swasta bisa bersama-sama membangun Sade," cetusnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan penanganan darurat kemanusiaan di Desa Adat Sade telah dilakukan Pemkab Lombok Tengah dan Pemprov NTB.

"Jadi hari ini diinisiasi Menpar menjadi titik awal penataan fondasi jangka panjang. Jadi, Sade ini bukan hanya sekadar tempat tinggal, tetapi yang akan kita rekonstruksi adalah sejarah, peradaban, dan harapan masyarakat di situ, tetapi dengan versi yang lebih baik dari sebelumnya," tegas Iqbal.

Eks Dubes Indonesia untuk Turki itu mengatakan percepatan rekonstruksi akan dibarengi penyediaan fasilitas pendukung keselamatan dan keberlanjutan agar Desa Adat Sade menjadi destinasi yang lebih aman dan tangguh.



(dpw/dpw)









Hide Ads