Pelamar volunteer (sukarelawan) Motorcyle Grand Prix (MotoGP) 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), membeludak. Video lonjakan masyarakat yang melamar viral di media sosial.
Video yang diterima detikBali memperlihatkan ribuan calon volunteer MotoGP Mandalika 2026 berjejal menunggu giliran menyerahkan biodata pendaftarannya. Mereka bahkan rela menunggu berjam-jam dan berdesak-desakan hanya untuk bisa mendaftar.
Informasi yang diterima, video viral itu terjadi pada Senin (24/8/2026) atau hari pertama pendaftaran volunteer MotoGP Mandalika 2026 dibuka. Pendaftar hampir naik tiga kali lipat jika dibandingkan dengan minat pada tahun sebelum-sebelumnya sehingga ada permasalahan di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Amanda Mikola, merespons pelamar volunteer MotoGP Mandalika 2026 yang membeludak. MGPA akan menerima sekitar 2.500 volunteer untuk mendukung berbagai posisi dalam perhelatan MotoGP Mandalika 2026.
"MGPA mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026," kata Mikola kepada detikBali, Kamis (27/8/2026).
Mikola memahami ada dinamika di lapangan yang dirasakan pendaftar dalam pelaksanaan walk-in interview calon volunteer MotoGP pada hari pertama. Saat itu, tercatat sekitar 1.140 calon volunteer hadir mengikuti proses pendaftaran dan interview.
"Pada hari pertama, tercatat sekitar 1.140 calon volunteer hadir mengikuti proses pendaftaran dan interview, atau hampir tiga kali lipat dibandingkan jumlah peserta pada hari pertama pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang berada di kisaran 400 orang," terang Mikola.
Lonjakan jumlah peserta, tutur Mikola, menyebabkan antrean dan kepadatan di sejumlah titik serta berdampak pada pengaturan alur peserta selama proses interview berlangsung.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami langsung melakukan evaluasi dan penyesuaian sejak hari kedua pelaksanaan untuk memperbaiki kondisi di lapangan," beber mantan pebalap itu.
Mikola mengekliam pendaftaran calon volunteer sudah normal pada hari kedua. MGPA telah melakukan penyesuaian dengan meningkatkan pengaturan alur antrean, penyediaan holding room bagi peserta selama menunggu proses interview, serta penyediaan air minum untuk mendukung kenyamanan peserta.
"Proses interview terus dijalankan pada 24-31 Agustus 2026 dengan penyesuaian pada mekanisme antrean, pengaturan alur peserta, serta koordinasi di lapangan untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran proses seleksi," tegas Mikola.
Mikola menegaskan MGPA akan terus melakukan evaluasi selama pelaksanaan interview berjalan. Hal itu dilakukan untuk memastikan tak adanya kejadian seperti hari pertama.
"MGPA berkomitmen untuk melakukan upaya terbaik terhadap pelaksanaan proses interview dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara lebih terstruktur, tertib, serta tetap memperhatikan kenyamanan seluruh peserta," jelas Mikola.
Diketahui, MGPA membuka kesempatan bagi 2.500 orang volunteer untuk MotoGP Mandalika 2026, Rekrutmen ini ditujukan secara khusus bagi warga yang berdomisili di NTB. Proses seleksi dilakukan melalui walk-in interview pada 24-31 Agustus 2026 di Dining Hall, Sirkuit Mandalika.
Terdapat sembilan posisi yang dapat dipilih dalam rekrutmen volunteer MotoGP Mandalika 2026, yakni marshal, crowd control, security atau steward, waste management, cleaning service, media center, ticketing, hospitality, dan administration. Masing-masing bidang memiliki ketentuan tersendiri, termasuk persyaratan penampilan, pakaian, serta kemampuan teknis untuk posisi tertentu.
(hsa/hsa)