detikBali

Korban Tewas Gempa NTT Bertambah, Kini 83 Orang

Terpopuler Koleksi Pilihan

Korban Tewas Gempa NTT Bertambah, Kini 83 Orang


Yurgo Purab - detikBali

Pengungsi korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan di dekat tenda posko pengungsian di Lapangan Barangkolong, Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Kamis (20/8/2026). Hingga Kamis (20/8) sore, BNPB mencatat warga yang mengungsi akibat bencana gempa bumi NTT terus bertambah mencapai 92.735 orang yang tersebar di berbagai wilayah NTT. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nym.
Pengungsi Gempa NTT Terus Bertambah. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Nagekeo -

Korban jiwa gempa M 7,7 di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Basarnas mencatat jumlah korban meninggal hingga Jumat (21/8/2026) mencapai 81 orang.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso mengatakan, hingga Jumat pukul 11.00 WIB tercatat 1.050 orang menjadi korban gempa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"83 orang meninggal dunia, 328 orang luka berat, dan 639 luka ringan," ujar Edy dalam siaran pers, Jumat.

Edy menyebut Kabupaten Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak. Sebanyak 670 orang terdampak, dengan 70 di antaranya meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, gempa susulan masih terus terjadi hingga Jumat pagi. Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan sekitar 4.350 gempa susulan telah tercatat hingga pukul 08.00 Wita.

"Magnitudo terbesar M 6,2, terkecil M 1,1 dan magnitudo di atas 5 sebanyak 31 kali dan dirasakan 118 kali," ujar Arief, Jumat.

Stok Makanan Pengungsi Mulai Menipis

Kondisi pengungsi di sejumlah wilayah juga masih menjadi perhatian. Warga Desa Palue, Kabupaten Sikka, Elloysia mengatakan persediaan makanan untuk pengungsi mulai berkurang.

"Kami stok makanan mulai menipis bantuan belum bisa dialokasikan semua," ujarnya saat dikonfirmasi detikBali, Jumat.

Ia mengatakan sejumlah wilayah mengalami kerusakan cukup parah. Desa Kesokoja, Dusun Edo, dan Kampung Natakuni disebut menjadi lokasi dengan kerusakan rumah yang cukup banyak.

"Semua berharap bantuannya," tandasnya.

Sebelumnya, korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Hingga pukul 18.00 Wita hari ini, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 73 orang. Sementara, total korban luka berat dan luka ringan sebanyak 931 orang.

"Rekapitulasi sementara meninggal dunia 73 orang," kata kepala kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, Rabu (19/8/2026) malam.


Korban gempa itu tersebar di tujuh kabupaten di Flores. Korban jiwa terbanyak berada di wilayah Kabupaten Manggarai sebanyak 27 orang. Korban luka berat 32 orang dan luka ringan 104 orang. Sebagian besar korban di wilayah Reo.

Korban jiwa terbanyak berikutnya ada di wilayah Manggarai Timur sebanyak 24 orang. Korban luka berat 198 orang dan luka ringan 421 orang

Selanjutnya kabupaten Nagekeo 11 orang meninggal dunia, luka berat 13 orang dan luka ringan 9 orang. Di Kabupaten Sikka korban meninggal dunia 5 orang, luka berat 18 orang, dan luka ringan 22 orang. Di Kabupaten Ende meninggal dunia 2 orang, luka berat 5 orang, dan luka ringan 67 orang.

Kabupaten Ngada meninggal dua 2 orang, luka berat 17 orang, dan luka ringan 19 orang. Kemudian, Kabupaten Manggarai Barat terdapat 2 orang meninggal dunia, luka berat 2 orang, dan luka ringan 4 orang.



(nor/nor)









Hide Ads
LIVE