detikBali

Pemkot Mataram Kirim Puluhan Nakes dan Ambulans Bantu Korban Gempa NTT

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkot Mataram Kirim Puluhan Nakes dan Ambulans Bantu Korban Gempa NTT


Nathea Citra - detikBali

Ilustrasi ambulance yang ada di RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, Selasa (18/8/2026). Dok. Nathea Citra/detikBali
Foto: Ilustrasi ambulance yang ada di RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, Selasa (18/8/2026). Dok. Nathea Citra/detikBali
Mataram -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut berupa tenaga medis dan satu unit ambulans.

Direktur RSUD Moh Ruslan, Eka Nurhayati berharap pengiriman tim medis dan satu unit ambulans bisa mendukung proses evakuasi dan penyelamatan korban di lokasi bencana. Adapun tim medis yang diberangkatkan terdiri dari dokter umum IGD, perawat, hingga driver ambulans.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Kami kirim bantuan medis plus ambulans," kata Eka saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).


Eka menyebut tim medis dari RSUD Moh Ruslan Mataram akan bertugas selama 12 hari di lokasi bencana. Selain membawa perlengkapan medis, para petugas juga dibekali dana khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga setempat.

"Kami juga bekali dengan uang, siapa tahu di sana dibutuhkan untuk nyumbang-nyumbang ke penduduk setempat," ujarnya.

Mengenai kemungkinan memperpanjang masa tugas maupun mengirim tim medis tahap berikutnya, Eka mengatakan keputusan akan mempertimbangkan kondisi di lapangan setelah masa tugas selama 12 hari selesai.

ADVERTISEMENT


43 Tenaga Medis dari Mataram

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Emirald Isfihan, menjelaskan ada puluhan tenaga medis dari wilayah Mataram yang dikirimkan ke NTT guna memperkuat penanganan medis di lokasi terdampak.

"Untuk Mataram ada 43, dari Dinas Kesehatan Provinsi totalnya ada 13, lalu dari RS Unram, lalu ada juga dari tim RSUD (Moh Ruslan) Kota Mataram," kata Emirald, Selasa.

Meski sebagian besar merupakan tenaga medis umum, Emirald menyebut ada pula dokter dengan keahlian khusus yang turut diterjunkan. Khususnya untuk penanganan bedah darurat.

"Ada yang memang spesialis, spesialis bedah," ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana mengatakan pihaknya tengah membahas langkah konkret penyaluran bantuan kemanusiaan untuk NTT. Selain mengirim tenaga kesehatan, Pemkot berencana melibatkan mahasiswa dan perwakilan masyarakat NTT yang berada di Mataram.

"Seperti tadi idenya untuk mengirim tenaga kesehatan, (sedang) kami pikirkan (jumlahnya)," kata Mohan, saat dikonfirmasi, Senin (17/8/2026).

Penggalangan dukungan tersebut nantinya tidak hanya menyasar kalangan internal birokrasi seperti aparatur sipil negara (ASN) di Mataram, tetapi juga masyarakat luas. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban gempa di NTT.

"(Seperti) di Palu juga kita (lakukan aksi tanggap darurat)," jelasnya.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads