detikBali

Pesan Belasungkawa Presiden Iran soal Gempa NTT, Tawarkan Kirim Bantuan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pesan Belasungkawa Presiden Iran soal Gempa NTT, Tawarkan Kirim Bantuan


Wilda Hayatun Nufus - detikBali

Iranian President Masoud Pezeshkian speaks during a meeting in Ilam, Iran, June 12, 2025. Irans Presidential website/WANA (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS/File Photo Purchase Licensing Rights
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (West Asia News Agency)/Handout via REUTERS/File Photo Purchase Licensing Rights)
Manggarai -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengirim belasungkawa atas musibah gempa bumi M 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Teheran juga menawarkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang terdampak.

Dilansir dari detikNews pada Selasa (18/8/2026), pesan belasungkawa Pezeshkian itu dikirim ke Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (16/8) waktu setempat. Dalam pesan tersebut, Pezeshkian menyampaikan simpati atas korban jiwa dan luka-luka akibat gempa di NTT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada Yang Mulia, pemerintah, dan rakyat Indonesia yang bersahabat, khususnya keluarga yang berduka dan terdampak," kata Pezeshkian, seperti diberitakan kantor berita IRNA.

Iran, dia berujar, menawarkan kesiapan untuk memberikan bantuan dan pertolongan medis. Pezeshkian berharap agar stabilitas dan ketenangan di wilayah yang terkena dampak segera dipulihkan.

ADVERTISEMENT

"Dalam keadaan sulit ini, sambil mengumumkan kesediaan kami untuk memberikan bantuan dan pertolongan medis apa pun, saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar memberikan rahmat dan pengampunan kepada para korban, kesembuhan yang cepat bagi yang terluka, serta kesabaran dan ketabahan bagi para penyintas," imbuhnya.

Korban Tewas 68 Orang

Diketahui, gempa bumi mengguncang NTT pada Sabtu (15/8). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban tewas terbaru telah mencapai 68 jiwa.

"68 jiwa yang meninggal," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers, Senin (17/8).

"Kami tetap memantau jumlah korban ini dan terus akan kami laporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," imbuhnya.

Jumlah korban jiwa ini berada di Kabupaten Manggarai Timur hingga Kabupaten Ngada. Sedangkan korban luka sebanyak 213 orang.

"Jumlah luka-luka saat ini ditemukan 213 jiwa," kata Berton. Selain korban jiwa dan luka-luka, gempa tersebut juga mengakibatkan kerusakan bangunan hingga ribuan warga harus mengungsi ke berbagai titik pengungsian.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads