Kantor DPRD Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), nyaris hangus terbakar. Kantor para legislator itu diduga jadi target pembakaran. Dugaan itu muncul lantaran di lokasi kejadian polisi menemukan lilitan kain basah bercampur cairan minyak pemicu kebakaran.
"Kejadiannya tadi malam," ucap Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Mochamad Fikri Dafa Alfarez, dikonfirmasi detikBali, Rabu (12/8/2026).
Kejadian bermula dari laporan warga yang melihat muncul percikan api di atap aula utama gedung kantor DPRD pada Selasa (11/8/2026) malam. Menindaklanjuti informasi, pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kami tiba di lokasi tadi malam, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bima sudah berada di TKP dan berhasil memadamkan percikan api," beber Fikri.
Berdasarkan penelusuran awal di lokasi kejadian, Fikri mengungkapkan pihaknya menemukan benda dan bahan yang mencurigakan. Yakni, lilitan kain berwarna-warni bercampur cairan minyak yang mudah terbakar.
"Di TKP kita temukan tiga lilitan kain minyak beraroma minyak. Yang satu sudah terbakar dan duanya belum," ungkap dia.
Terkait peristiwa itu, Fikri menambahkan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Selain mengamankan barang bukti, tiga lilitan kain bercampur minyak, pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi yang pertama kali melihat percikan api.
"Persoalan ini sedang kita dalami dan telusuri lebih jauh. Saat ini sudah periksa sejumlah saksi yang saat itu berada di TKP," tandas Fikri.
(hsa/hsa)