Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Benny Ramdhani menegaskan komitmen partainya mendukung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal untuk kembali maju pada periode kedua. Penegasan itu disampaikan saat melantik Ahmad Dahlan sebagai Ketua DPD Hanura NTB periode 2025-2030 beserta pengurus DPC Hanura di 10 kabupaten/kota di NTB.
Menanggapi target penambahan kursi Hanura di NTB, Benny mengatakan meski di tingkat nasional Hanura berada di luar koalisi utama, di NTB partainya tetap berada di barisan pengusung Lalu Muhamad Iqbal untuk periode berikutnya.
"Dengan latar belakang kepemimpinan dan visi yang jelas dari Bapak Gubernur, maka jika pada periode berikutnya beliau maju kembali, Hanura akan berdiri bersama-sama dengan Gubernur NTB," kata Benny.
Benny juga mengapresiasi semangat para pengurus Hanura NTB yang baru dilantik. Dia mengingatkan pentingnya peran politisi sebagai pemersatu bangsa di tengah dinamika politik.
"Ketika politik memanas, jadilah pemersatu. Yang dibutuhkan bangsa ini bukan sekadar kehadiran partai politik, melainkan Persatuan Indonesia Raya," tegasnya.
Ketua DPD Hanura NTB Ahmad Dahlan alias Leo mengatakan pelantikan tersebut menjadi awal perjuangan mengembalikan kejayaan Hanura di Bumi Gora.
Menurutnya, pelantikan itu tidak hanya menegaskan arah perjuangan politik Hanura di NTB, tetapi juga menjadi momentum perubahan identitas partai dan penguatan komitmen koalisi.
"Pelantikan ini bukan sekadar acara seremonial semata, melainkan tonggak awal perjuangan Hanura untuk kita tingkatkan baik dari raihan suara maupun jumlah kursi di lembaga legislatif provinsi dan 10 kabupaten/kota," ujar Leo, Sabtu di Mataram (1/8/2026).
Anggota DPRD NTB asal Bima itu mengaku siap mempertaruhkan karier politiknya demi menjalankan amanah partai. Dia juga menyebut Hanura segera meluncurkan mars serta logo baru berbentuk singa yang akan diperkenalkan secara resmi oleh DPP.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) menjadi salah satu tokoh yang mendorongnya kembali ke daerah dan maju dalam Pilkada NTB.
"Di tingkat nasional Hanura mungkin berbeda koalisi, tapi di NTB, Hanura sejak awal adalah bagian dari koalisi kami. Saya berutang budi kepada Hanura dan Pak OSO, yang dari awal meyakini dan menitipkan tiketnya agar NTB dipimpin oleh orang yang tepat," ungkap Iqbal.
Iqbal juga meminta pengurus dan kader Hanura meninggalkan pola politik lama serta bertransformasi menjadi enabler pembangunan daerah di tengah krisis global.
"Jadi kita butuh format, etika, dan norma politik baru yang membawa keberpihakan jelas kepada rakyat. Mari kita jadikan krisis sebagai peluang dan bersama-sama memajukan NTB," pungkasnya.
Simak Video "Video Iqbal Seusai Resmi Jadi Gubernur NTB: Saatnya untuk Kerja!"
(dpw/dpw)