detikBali
Round Up

Video Lama Viral Lagi, Rombongan Pendaki Bawa Sapi ke Rinjani Dihujat

Terpopuler Koleksi Pilihan
Round Up

Video Lama Viral Lagi, Rombongan Pendaki Bawa Sapi ke Rinjani Dihujat


Tim detikBali - detikBali

Seekor sapi yang dibawa melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Lombok, NTB. (Istimewa/tangkapan layar video instagram @pendakilawas)
Seekor sapi yang dibawa melakukan pendakian di Gunung Rinjani, Lombok, NTB. (Foto: Instagram @pendakilawas)
Lombok Timur -

Video rombongan pendaki membawa seekor sapi saat mendaki Gunung Rinjani kembali viral di media sosial. Rekaman yang belakangan menuai hujatan netizen itu ternyata merupakan video lama. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menegaskan aksi tersebut melanggar aturan pendakian.

Sapi Kesulitan Mendaki

Dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @pendakilawas, terlihat seekor sapi kesulitan menaiki tangga di jalur pendakian Torean, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tampak pula seseorang menarik tali yang mengikat sapi tersebut dari bagian atas.

Unggahan itu disertai takarir, "Menyiapkan kebutuhan untuk 10 tamu dan 14 porter bukanlah hal yang mudah. Dalam pendakian kali ini, tim berusaha membawa seekor sapi melalui jalur Torean sebagai persediaan konsumsi. Namun, karena medan yang berbatu, terjal, dan cukup berat, perjalanan sapi tersebut harus dihentikan di kawasan Cikararat/Goa Susu," demikian takarir tersebut seperti dikutip detikBali, Senin (27/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akhirnya, sapi disembelih di lokasi dan diolah menjadi hidangan untuk seluruh rombongan. Goa Susu sendiri dikenal sebagai salah satu titik unik di dekat Danau Segara Anak, dengan uap panas alami yang keluar dari celah-celah batu," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Netizen Ramai Menghujat

Video tersebut langsung memicu kecaman netizen. Mereka menilai tindakan membawa sapi mendaki gunung tidak manusiawi karena hewan itu dipaksa melintasi jalur pendakian yang berat sebelum akhirnya disembelih.

"Izin, jgn terlalu caper mas. Yang mampu beli sapi bukan anda doang. Yang normal-normal aja, perlakukanlah hewan konsumsi lebih manusiawi. Abis ini peradabannya tolong di upgrade," kecam aktor dan komika Dodit Mulyanto melalui akun pribadinya @dodit_mul yang berkomentar pada unggahan tersebut.

"Kalau menurut saya pribadi tidak etis dan tidak beradab kalo kita bawa makhluk hidup/hewan dengan susah payah ikutan nanjak dan pada akhirnya akan disembelih. Lebih baik disembelih di bawah tidak dibawa mendaki," tulis akun lainnya @hasrulzain.

TNGR Sebut Video Lama

Menanggapi video yang kembali viral itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Astekita Ardiaristo menjelaskan peristiwa tersebut bukan kejadian baru. Menurutnya, video itu direkam pada tahun lalu di jalur pendakian Torean.

"Itu video lama tahun lalu. Itu dari jalur Torean," terang Astekita.

Larangan Bawa Hewan ke Rinjani

Astekita menegaskan membawa hewan ke kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan pelanggaran terhadap SOP pendakian. Pendaki tidak diperbolehkan membawa hewan maupun satwa ke dalam kawasan taman nasional.

"Sudah ada di SOP pendakian kita terkait ini tidak boleh membawa hewan atau satwa ke kawasan," tegasnya.

Ia menduga rombongan tersebut merupakan masyarakat yang sedang menjalankan nazar atau kegiatan budaya. Meski demikian, pihak TNGR telah melakukan koordinasi dan sosialisasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Sepertinya masyarakat yang melakukan kegiatan nazar atau kegiatan budaya. Namun kami sudah koordinasi dan sosialisasi untuk tidak melakukan hal tersebut kembali," imbuh Astekita.



(dpw/dpw)











Hide Ads
LIVE