Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda NTT memusnahkan tiga bom rakitan. Ketiga bom rakitan itu ditemukan setelah meletusnya bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT.
Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A Kalelado, mengungkapkan hasil identifikasi menunjukkan ketiga benda tersebut merupakan bom pipa rakitan berdaya ledak rendah. Meski begitu, Eliezer menegaskan ketiga bom rakitan itu tetap berpotensi membahayakan jika terkena benturan atau pemicu lainnya.
"Seluruh barang bukti kemudian dimusnahkan di lokasi yang telah ditentukan secara aman dan terkendali," ujar Eliezer, Kamis (23/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eliezer menuturkan tiga bom pipa rakitan itu ditemukan warga Desa Waiburak sekitar pukul 12.00 Wita pada Rabu (23/7). Sebelum dimusnahkan, Eliezer memastikan tim terlebih dahulu melaksanakan sterilisasi lokasi hingga evakuasi barang bukti sesuai standar operasional prosedur (SOP).
"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan temuan benda mencurigakan kepada kami. Langkah tersebut menunjukkan bahwa kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan semakin baik," imbuhnya.
Menurut Eliezer, situasi di Adonara Timur terus berangsur kondusif setelah bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Waiburak. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat persaudaraan, saling menjaga, dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan.
"Dengan kebersamaan, dialog, dan kepedulian, diharapkan kedamaian yang telah dibangun dapat terus terpelihara demi masa depan Adonara Timur yang aman, harmonis, dan sejahtera," pungkasnya.