detikBali

Dirawat 10 Hari, Nakhoda Speedboat Tabrak Karang di Labuan Bajo Meninggal

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Dirawat 10 Hari, Nakhoda Speedboat Tabrak Karang di Labuan Bajo Meninggal


Ambrosius Ardin - detikBali

Speedboat Hook Up menabrak karang di perairan Pulau Bidadari, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (11/7/2026). (Istimewa)
Foto: Speedboat Hook Up menabrak karang di perairan Pulau Bidadari, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (11/7/2026). (Istimewa)
Manggarai Barat -

Nakhoda kapal cepat (speedboat) Hook Up akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 10 hari. Nakhoda bernama Tohak (56) itu menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tohak sebelumnya terluka akibat kapal wisata yang dikemudikannya menabrak karang di perairan utara Pulau Bidadari, Labuan Bajo, Sabtu (11/7/2026). Tohak terjatuh dari anjungan speedboat.

"Benar, meninggal kemarin," kata Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Manggarai Barat Iptu Leonardo Marpaung, dikonfirmasi Selasa (21/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenazah Tohak dibawa ke kampung halamannya. "Dibawa ke Banyuwangi," ujar Leonardo.

ADVERTISEMENT

Kapal wisata yang menabrak karang itu mengangkut enam wisatawan nusantara. Tak ada korban jiwa. Hanya nakhoda yang terluka akibat terjatuh dari anjungan kapal.

"Kapal menabrak batu karang di pesisir utara Pulau Bidadari. Kapal kehilangan kendali sehingga bergerak tidak beraturan sampai akhirnya menepi ke bagian pesisir utara Pulau Bidadari," kata kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, dikonfirmasi Sabtu (11/7/2026).

"Saat tubrukan (dengan karang) terjadi, nakhoda terluka karena terjatuh dari anjungan kapal," lanjut dia.



(hsa/iws)









Hide Ads