detikBali

Sejumlah Fasilitas di Destinasi Wisata Mataram Rusak

Terpopuler Koleksi Pilihan

Sejumlah Fasilitas di Destinasi Wisata Mataram Rusak


Sui Suadnyana, Nathea Citra - detikBali

Kondisi salah satu fasilitas publik di Taman Loang Baloq, Mataram, Rabu (8/7/2026). (Nathea Citra/detikBali)
Foto: Kondisi salah satu fasilitas publik di Taman Loang Baloq, Mataram, Rabu (8/7/2026). (Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Sejumlah fasilitas publik di destinasi wisata di Mataram mengalami kerusakan, mulai dari karat pada struktur bangunan hingga kerusakan estetika. Kerusakan itu disebabkan oleh ulah orang yang tak bertanggung jawab.

Catatan Dinas Pariwisata (Dispar) Mataram, ada beberapa fasilitas publik di kawasan destinasi wisata yang mengalami kerusakan, yakni kawasan Taman Loang Baloq, Pantai Ampenan hingga Teras Udayana. Kerusakan terjadi akibat ulah orang tak bertanggung jawab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Dispar Mataram, Cahya Samudra, mengatakan salah satu yang menjadi atensi serius adalah menara pandang di kawasan Loang Baloq. Kondisi bangunan tersebut dinilai membahayakan pengunjung karena korosi yang cukup parah.

"Terutama yang membahayakan, menara pandang di Loang Baloq sudah lebih dari 30% (kerusakannya), harus segera kami perbaiki. Untuk sementara, kami tutup dahulu karena kondisinya berkarat," ujar Cahya saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

ADVERTISEMENT

Selain infrastruktur besar, kondisi infrastruktur kecil hingga lapak di sejumlah destinasi wisata juga mendapat sorotan. Khusus untuk lapak, Dispar Mataram meminta para pedagang untuk tetap menjaga kebersihan dan ketahanan fasilitas.

"Kalau kondisi yang lain seperti cat-nya, kondisi lapak itu pun harus kita jaga bersama dengan pedagang. Kami juga meminta pedagang untuk sama-sama merawat, apalagi usia (bangunannya) belum terlalu lama," ucap Cahya.

Cahya menegaskan sejumlah fasilitas publik yang rusak di destinasi wisata Mataram harus segera diperbaiki. Terlebih, Mataram akan menjadi tuan rumah acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada tahun depan. Dispar Mataram akan melakukan survei terkait titik-titik yang mesti dibenahi.

Sementara Fahri, salah satu pengunjung di Taman Loang Baloq, mengatakan enggan menduduki area fasilitas di Taman Loang Baloq karena kondisinya yang cukup rusak.

"Berugaknya agak reyot, takut patah kalau kita duduki. Semoga dinas terkait bisa gerak cepat biar nggak ada korban," harap Fahri.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads