Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/7). Ini akan merupakan kunjungan kerja (kunker) perdana Prabowo ke Bumi Gora semenjak dilantik menjadi presiden.
Juru Bicara Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB Ahsanul Khalik mengatakan persiapan menyambut kedatangan Prabowo sudah dimatangkan lewat rapat koordinasi yang dipimpin oleh Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri. Menurutnya, Prabowo akan mendarat menggunakan pesawat kepresidenan di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok Tengah.
"Tadi kami rapat dipimpin oleh Bu Wagub. Agendanya terkait kunjungan Bapak Presiden yang direncanakan pada Jumat tanggal 10 Juli. Beliau diagendakan akan meresmikan Bendungan Meninting," ujar Khalik, Rabu (8/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendarat, Prabowo bakal langsung bertolak menggunakan helikopter ke Lombok Barat untuk selanjutnya meresmikan Bendungan Meninting. Menurut Khalik, Prabowo juga akan menyapa masyarakat setempat yang dikoordinasikan oleh Pemkab Lombok Barat.
"Untuk sementara tidak ada agenda lain. Sementara ini agendanya masih untuk peresmian Bendungan Meninting," kata Khalik.
Seusai meresmikan bendungan, Prabowo dijadwalkan langsung terbang ke Bali. Meski begitu, Pemprov NTB masih menunggu hasil koordinasi final bersama Paspampres dan Korem 162/Wira Bhakti terkait kemungkinan perubahan atau tambahan agenda mendadak.
Di sisi lain, Khalik menyebut Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal juga tidak akan menyia-nyiakan momen kedatangan Prabowo ke NTB. Menurutnya, Iqbal telah menginstruksikan jajaran OPD agar menyetor data dan proposal program strategis untuk disodorkan langsung kepada Presiden.
"Pak Gubernur akan menyampaikan apa-apa yang menjadi kebutuhan Nusa Tenggara Barat pada 10 kabupaten/kota, sehingga nanti Pak Presiden memiliki atensi terhadap kepentingan masyarakat dan program-program strategis di NTB," pungkasnya.
Untuk diketahui, Bendungan Meninting terletak di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, NTB. Bendungan ini berkapasitas sekitar 13,14 juta m³ ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, PLTMH, dan PLTS. Bendungan ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun sejak 2019.
(iws/iws)