3 Gedung Pemda Bernilai Belasan Miliar di Lombok Tengah Mangkrak

Sui Suadnyana, Edi Suryansyah - detikBali
Selasa, 30 Jun 2026 05:30 WIB
Foto: Kondisi gedung PLUT di Jalan Bypass BIL-Mataram, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Senin (29/6/2026) Foto: (Edi Suryansyah/detikBali)
Lombok Tengah -

Sebanyak tiga aset milik pemerintah daerah (pemda) di depan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM), Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mangkrak. Ketiga gedung tersebut adalah Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), sentra pengolahan sarang burung walet, dan Rumah Mutiara Indonesia (RMI)

Ketiga bangunan mangkrak itu bernilai fantastis, yakni Rp 7 miliar untuk pembangunan sentra pengolahan sarang burung walet, Rp 4,8 miliar untuk PLUT Lombok Tengah, dan Rp 5 miliar untuk RMI yang bersumber dari dana bantuan pemerintah pusat.

Pantauan detikBali pada Senin (29/6/2026) pukul 14.00 Wita, tampak dari luar tembok pembatas sisi timur bangunan tersebut telah dipenuhi oleh semak belukar. Kondisi itu bukan hanya di luar saja, bahkan lebih parah di area dalam.

Kondisi paling mengenaskan terlihat dari gedung RMI. Bangunan milik Pemprov NTB itu sudah mulai berubah warna dan beberapa sisi atapnya sudah roboh. Sedangkan di samping timur berdiri megah PLUT yang terlihat sudah tak beroperasi dan di bagian belakang terdapat gedung sentra pengolahan burung walet milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah yang hampir rusak.

Secara kasatmata, dari bangunan sentra pengolahan sarang burung walet dan PLUT Lombok Tengah memang terlihat masih terdapat sejumlah barang sisa pengoperasian sebelum ditelantarkan. Barang-barang tersebut berupa meja, kursi dan beberapa alat lain.



Simak Video "Video Anggota DPRD NTB Lalu Muhiban Bantah Aniaya Debt Collector"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork