detikBali
Lombok Barat

Ijazah Dibakar Ayah gegara Nikah Dini, Disdik Siapkan Suket Pengganti

Terpopuler Koleksi Pilihan
Lombok Barat

Ijazah Dibakar Ayah gegara Nikah Dini, Disdik Siapkan Suket Pengganti


M. Zahiruddin - detikBali

Kepala Dinas Dikbud Lombok Barat, Lalu Najamuddin, Kamis (25/6/2026). (M. Zahiruddin/detikBali)
Foto: Kepala Dinas Dikbud Lombok Barat, Lalu Najamuddin, Kamis (25/6/2026). (M. Zahiruddin/detikBali)
Lombok Barat -

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lombok Barat siap mengganti ijazah anak yang dibakar ayahnya karena kecewa sang anak menikah dini di Kecamatan Sekotong. Kepala Disdikbud Lombok Barat, Lalu Najamuddin, mengatakan telah meminta sekolah tempat siswi itu belajar untuk menerbitkan surat keterangan (suket) pengganti ijazah.

"Sekolah tersebut saya minta nanti buat suket pengganti ijazah. Biar dia bisa daftar sekolah lagi nanti," ujar Najamuddin, Kamis (26/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Najamuddin menyebut penerbitan surat keterangan tersebut harus didahului dengan laporan kehilangan atau keterangan dari kepolisian sebagai salah satu syarat administrasi.

"Itu kan ijazahnya sudah terbakar, mau diapakan lagi, kan tidak mungkin dikembalikan. Makanya kami buatkan suket, dengan catatan ada laporan kepolisian ya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Najamuddin memastikan Disdikbud Lombok Barat dengan Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA), untuk terus mendampingi anak tersebut agar tetap melanjutkan pendidikannya. Ia menegaskan tidak ada alasan bagi anak untuk putus sekolah meski telah menikah dini.

"Kemarin saya sudah koordinasi dengan Dinsos. Tetap ada pendampingan. Nggak boleh ada anak yang putus sekolah," tegasnya.

Sebelumnya, video seorang ayah di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), membakar ijazah hingga seragam sekolah anaknya viral di media sosial. Aksi itu dipicu kekecewaan orang tua karena anak perempuannya yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) menikah di usia dini.

Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak membakar berbagai barang pribadi milik anaknya. Barang yang dibakar mulai dari ijazah Sekolah Dasar (SD), seragam sekolah, buku tulis, hingga sepatu.

Sambil merekam kobaran api yang melahap barang-barang itu, pria tersebut mengungkapkan rasa kecewa karena merasa gagal mendidik anaknya.

"Rasa kekecewaan orang tua gagal mendidik anak. Semoga tidak dialami sama teman-teman yang punya anak cewek masih sekolah. Cukup saya saja yang merasakannya," ucap pria dalam video tersebut, dilihat detikBali, Rabu (17/6/2026).



(nor/nor)









Hide Ads