Siswi SMP di Nagekeo NTT Tewas Digigit Anjing Rabies

Ambrosius Ardin - detikBali
Kamis, 11 Jun 2026 18:21 WIB
Ilustrasi jenazah. (Foto: Thinkstock)
Nagekeo -

Seorang siswi yang baru saja menamatkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia dengan gejala yang diduga terinfeksi rabies.

Korban berinisial YKM sebelumnya sempat digigit seekor anjing di bagian tangan. Usai kejadian itu, korban tidak mendapatkan vaksin antirabies (VAR), meski anjing yang menggigitnya masih berusia sekitar satu bulan.

"Korban barusan tamat SMP," kata Kapolsek Boawae Ipda Ferdi Leonard Mina Belo, dikonfirmasi Kamis (11/6/2026).

Ferdi menjelaskan peristiwa gigitan terjadi di rumah korban pada 9 Februari 2026. Setelah kejadian itu, YKM tetap menjalani aktivitas seperti biasa tanpa penanganan medis lanjutan.

Empat bulan kemudian, kondisi korban menurun hingga akhirnya meninggal dunia di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Boawae dengan gejala yang mengarah pada rabies.

Sebelum meninggal, YKM sempat dibawa ke fasilitas kesehatan setelah mengeluhkan pusing, sakit ulu hati, dan lemas. Dari hasil pemeriksaan medis, korban menunjukkan sejumlah gejala yang identik dengan infeksi rabies, seperti takut air hingga produksi air liur berlebihan.

"Takut air, takut cahaya, takut angin, peka terhadap suara, sulit menelan, dan air liur berlebihan," jelas Ferdi.



Simak Video "Video: Viral Warga Siram Air Diduga Bekas Kotoran Anjing ke Orang Mau Salat"

(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork