Perempuan bernama Yesiana Saingo (45) dilaporkan meninggal di atas Kapal Motor (KM) Dharma Kartika VI saat perjalanan dari Surabaya ke Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.
"Korban meninggal di kamar D54 kelas 2 saat hendak ke Waingapu, Sumba Timur," ujar Kapores Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, kepada detikBali, Jumat (5/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu rumah tangga (IRT) asal Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Sumba Timur, tersebut bersama anaknya, Armando Diego Pangatana (20), saat itu dalam perjalanan pulang berobat dari Surabaya. Mereka menaiki kapal itu pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Diego dalam perjalanan melihat ibunya sedang terbaring dalam kamar, tetapi tak bernafas lagi. Ia kemudian melaporkan kejadian ke ruang informasi. Menindaklanjuti informasi tersebut, sejumlah petugas medis KM Dharma Kartika VI langsung memeriksanya, tetapi Yesiana sudah meninggal.
"Petugas medis langsung memandikan jenazah, mengganti pakaian serta bersama-sama memasukkannya ke dalam kantong jenazah," tutur Gede.
Menurut Gede, berdasarkan keterangan Diego, korban selama ini mengidap kanker tenggorokan sehingga berobat ke Surabaya. Setelah dilakukan koordinasi, keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah
"Jadi keluarga meyakini bahwa korban meninggal dunia bukan karena adanya tindak pidana, tetapi penyakit yang dideritanya," jelas Gede.
(hsa/hsa)









































