Niko Baitanu (32) diamankan polisi setelah dump truck yang dikendarainya terguling ke jurang di Jalan Raya Takari-Lelogama, tepatnya di Gunung Naitonis, Desa Oh'aem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kejadian itu mengakibatkan dua anak tewas di lokasi.
"Setelah kejadian sudah mengamankan diri di Polres Kupang," ujar Kasi Humas Polres Kupang Ipda Lalu Randy Hidayat saat dihubungi detikBali, Jumat (22/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Randy menjelaskan Niko saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Satlantas Polres Kupang. Meski demikian, statusnya belum menjadi tersangka. Selain itu, truk belum dievakuasi karena medan yang terjal.
"Status hukumnya belum ditentukan karena masih pemeriksaan sopir dan saksi-saksi lainnya. Unitnya (truk) juga belum dievakuasi karena medannya terjal," tutur Randy.
Saat ini, empat korban selamat yakni Random Banunaek (8), Aminadap Naat (11), Paulus Tampani (11) dan Kelfin Batmalo (11), masih dirawat di Puskesmas Lelogama. Para korban kecelakaan maut itu mengalami luka serius di sekujur tubuhnya.
"Mereka masih dirawat. Nanti saya cek kondisi mereka lagi," pungkas Randy.
Diberitakan sebelumnya, insiden maut itu terjadi pada Rabu (20/5). Dua penumpang tewas setelah truk yang mereka tumpangi hilang kendali lalu terguling di Jalan Raya Takari-Lelogama.
Truk berpelat DH 8265 BH itu semula melaju dari arah Lelogama menuju Takari dengan mengangkut tujuh orang. Truk diduga tak terkendali setelah as roda terlepas saat melintasi jalan menurun.
(iws/iws)










































