Polres Kupang membeberkan kronologi dump truk terbalik di Jalan Raya Takari-Lelogama, tepatnya di Gunung Naitonis, Desa Oh'aem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kecelakaan itu mengakibatkan dua orang penumpang tewas dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.
"Betul, mengakibatkan dua orang korban jiwa serta empat orang lainnya mengalami luka-luka," ujar Kasi Humas Polres Kupang Ipda Lalu Randy Hidayat kepada detikBali, Kamis (21/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Randy menuturkan kecelakaan itu bermula saat mobil berpelat DH 8265 BH, itu melaju dari arah Lelogama ke Takari dengan memuat enam orang. Yakni, Niko Baitanu (32) selaku sopir, serta Defi Banunaek (3), Yoskotim Bait (14), Random Banunaek (8), Aminadap Naat (11), Paulus Tampani (11) dan Kelfin Batmalo (11) adalah penumpang.
"Saat itu lima orang berada di bagian belakang, sedangkan dua lainnya berada di depan, termasuk sopir," tutur Randy.
Menurut Randy, saat tiba lokasi, terdapat jalan menurun. Tiba-tiba as roda truk tersebut terlepas hingga hilang kendali, melaju kencang dan tak bisa dikendalikan oleh sopirnya.
Niko sempat berupaya menyerempetkan badan truk ke tembok penahan jalan untuk mengurangi kecepatan agar bisa menyelematkan penumpang, tetapi benturan tersebut mengakibatkan Yoskotim terjatuh ke sisi kanan lalu terjepit di antara pembatas jalan dan badan teruk hingga meninggal di lokasi.
Melihat situasi yang semakin tidak terkendali, Niko bersama empat orang lainnya berupaya untuk melompat keluar. Nahas, hal itu menyebabkan empat penumpang mengalami luka robek dan cedera.
Randy menyebut, Random mengalami luka robek di bagian kepala, Aminadab mengalami luka robek dan pendarahan di kaki kiri serta dahi bagian kiri. Kemudian, Paulus mengalami luka robek dan pendarahan di bagian lutut. Sedangkan, Kelfin Batmalo mengalami luka gores di bagian kaki kanan.
Sementara, itu Defi Banunaek yang duduk di samping sopir, justru terjatuh dan terjepit di dalam kendaraan hingga meninggal setelah truk meluncur bebas.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke polisi. Tak berselang lama, sejumlah personel Polsek Amfoang Selatan dan Satlantas Polres Kupang mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Para korban saat itu kami langsung bawa ke Puskesmas Lelogama untuk mendapatkan penanganan medis," pungkas Randy.
Diberitakan sebelumnya, sebuah dump truk terguling di Jalan Raya Takari-Lelogama, tepatnya di Gunung Naitonis, Desa Oh'aem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, NTT, Rabu (20/5/2026). Dua penumpang dilaporkan tewas dalam kecelakaan tunggal tersebut.
"Ya, dua orang meninggal," ungkap Kapolsek Amfoang Selatan Ipda Andy Gunawan saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (21/5/2026).
(nor/nor)










































