detikBali

Kecelakaan Maut Truk Patah As di Kupang Renggut 2 Nyawa

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kecelakaan Maut Truk Patah As di Kupang Renggut 2 Nyawa


Tim detikBali - detikBali

Dump truk terguling di Jalan Raya Takari-Lelogama, tepatnya di Gunung Naitonis, Desa Ohaem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang NTT, Rabu (20/5/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Dump truk terguling di Jalan Raya Takari-Lelogama, tepatnya di Gunung Naitonis, Desa Oh'aem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang NTT, Rabu (20/5/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Kupang -

Dua penumpang tewas setelah dump truck yang mereka tumpangi hilang kendali lalu terguling di Jalan Raya Takari-Lelogama, tepatnya di Gunung Naitonis, Desa Oh'aem I, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Truk diduga tak terkendali setelah as roda terlepas saat melintasi jalan menurun.

"Ya, dua orang meninggal," ungkap Kapolsek Amfoang Selatan Ipda Andy Gunawan saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (21/5/2026).

Insiden maut itu terjadi pada Rabu (20/5). Berdasarkan informasi yang dihimpun detikBali, kecelakaan tunggal tersebut juga menyebabkan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penanganan kasus itu kini dilakukan Satlantas Polres Kupang.

ADVERTISEMENT

"Data lebih lengkapnya ada di Polres Kupang. Kami dari Polsek Amfoang Selatan hanya membantu turun ke tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Andy singkat.

Truk Melaju dari Lelogama ke Takari

Polres Kupang mengungkap kronologi truk terbalik di jalur Takari-Lelogama itu. Kecelakaan tersebut menewaskan dua penumpang dan melukai empat orang lainnya.

"Betul, mengakibatkan dua orang korban jiwa serta empat orang lainnya mengalami luka-luka," ujar Kasi Humas Polres Kupang Ipda Lalu Randy Hidayat kepada detikBali, Kamis (21/5/2026).

Randy menuturkan mobil berpelat DH 8265 BH itu melaju dari arah Lelogama menuju Takari dengan membawa tujuh orang. Niko Baitanu (32) menjadi sopir. Sementara penumpangnya yakni Defi Banunaek (3), Yoskotim Bait (14), Random Banunaek (8), Aminadap Naat (11), Paulus Tampani (11), dan Kelfin Batmalo (11).

"Saat itu lima orang berada di bagian belakang, sedangkan dua lainnya berada di depan, termasuk sopir," tutur Randy.

Hilang Kendali di Jalan Menurun

Saat tiba di lokasi kejadian, truk melintasi jalan menurun. Tiba-tiba as roda terlepas sehingga kendaraan hilang kendali, melaju kencang, dan tak bisa dikendalikan sopir.

Niko sempat menyerempetkan badan truk ke tembok penahan jalan untuk mengurangi kecepatan dan menyelamatkan penumpang. Namun benturan itu membuat Yoskotim terjatuh ke sisi kanan lalu terjepit di antara pembatas jalan dan badan truk hingga meninggal di lokasi.

Penumpang Lompat

Saat kondisi semakin tak terkendali, Niko bersama empat orang lainnya berupaya melompat keluar. Nahas, upaya itu membuat empat penumpang mengalami luka robek dan cedera.

Randy menyebut Random mengalami luka robek di bagian kepala. Aminadap mengalami luka robek dan pendarahan di kaki kiri serta dahi bagian kiri. Paulus mengalami luka robek dan pendarahan di bagian lutut. Sedangkan Kelfin Batmalo mengalami luka gores di bagian kaki kanan.

Sementara itu, Defi Banunaek yang duduk di samping sopir justru terjatuh dan terjepit di dalam kendaraan hingga meninggal setelah truk meluncur bebas.

Kejadian itu lalu dilaporkan ke polisi. Tak lama berselang, personel Polsek Amfoang Selatan dan Satlantas Polres Kupang mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Para korban saat itu kami langsung bawa ke Puskesmas Lelogama untuk mendapatkan penanganan medis," pungkas Randy.




(dpw/dpw)










Hide Ads
LIVE